Selamat.. Indonesia Berhasil Melaju ke Final Piala AFF 2016

AMIMAZDA.COM - Indonesia berhasil melaju ke final Piala AFF 2016 setelah menahan imbang Vietnam 2-2 dalam laga semifinal leg kedua, di Stadion Nasional My Dinh, Rabu (7/12/2016).

Selamat.. Indonesia Berhasil Melaju ke Final Piala AFF 2016

Indonesia mencapai final berkat keunggulan agregat 4-3 atas Vietnam. Tim Garuda meraih skor 2-1 saat partai leg pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/12/2016).

Dua gol Indonesia pada laga leg kedua dicetak oleh Stefano Lilipaly dan eksekusi penalti Manahati Lestusen, sedangkan dua gol tuan rumah dibukukan Vu Van Tanh dan Vu Minh Tuan.

Sepanjang pertandingan, Vietnam tampil lebih mendominasi. Menurut statistik Labbola, Indonesia cuma menorehkan 26 persen penguasaan bola.

Selain itu, Vietnam juga mampu mencatatkan enam tembakan ke gawang dari sembilan percobaan. 

Meski demikian, Indonesia justru sukses memecahkan kebuntuan lebih dulu saat babak kedua, tepatnya pada menit ke-54.

Gol pertama Indonesia ini dicetak oleh Lilipaly. Berawal dari umpan silang Boaz Solossa, kiper Vietnam, Tran Nguyen Manh, dan bek Tran Dinh Dong gagal mengantisipasi bola.

Kemudian, Lilipaly pun langsung menyambar bola ke dalam gawang Vietnam.

Pada menit ke-76, Indonesia berada di atas angin lantaran kiper Vietnam, Tran Nguyen Manh, mendapatkan kartu merah. Ia diusir karena menendang Bayu Pradana setelah terjadi kemelut di depan kotak penalti.

Akan tetapi, hal itu justru tidak menyurutkan semangat Vietnam. Buktinya, dengan 10 pemain, mereka bisa menyamakan kedudukan lewat Vu Van Tanh pada menit ke-82.

Gol berawal dari tendangan bebas dan kemudian disambar Vu Van Tanh lewat tendangan keras.

Gol itu tentu melecut semangat tuan rumah. Memasuki masa injury time, Vietnam berbalik unggul 2-1 berkat sepakan keras Vu Minh Tuan.

Mendapatkan sodoran dari rekannya, Vu Minh Tuan lebih dulu memperdaya dua pemain belakang Indonesia, sebelum melepaskan tembakan keras ke sisi kanan gawang Kurnia Meiga

Agregat pun menjadi imbang 3-3 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Laga pun terpaksa dilanjutkan ke babak tambahan.

Pada fase babak tambahan, Indonesia mendapatkan penalti dari wasit setelah kiper pengganti Vietnam, Que Ngoc Hai, melanggar Ferdinand Sinaga di kotak terlarang.

Kesempatan ini tak disia-siakan Indonesia. Manahati Lestusen yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil melaksanakan tugasnya.

Bola sepakan Manahati mengarah ke tengah gawang Vietnam. Gol ini tercipta pada menit ke-96.

Pada sisa waktu laga, Vietnam terus menyerang Indonesia. Namun, hingga laga berakhir, kedudukan 2-2 tak berubah.

Indonesia pun lolos ke babak final dengan keunggulan agregat 4-3 atas Vietnam. Terakhir kali Indonesia mencapai partai puncak turnamen ini pada tahun 2010.

Kini, Indonesia pun tinggal menunggu pemenang laga semifinal lainnya, yakni antara Thailand dan Myanmar.

Pertandingan final akan digelar dua kali. Final leg pertama akan digelar pada 14 Desember dan leg kedua pada 17 Desember 2016.

Vietnam 2-2 Indonesia (Vu Van Tanh 82', Vu Minh Tuan 90'; Stefano Lilipaly 54', Manahati Lestusen 96') (agrergat 3-4)

Vietnam (4-3-3): Tran Nguyen Manh; Truong Dinh Luat, Tran Dinh Dong, Que Ngoc Hai, Vu Van Thanh; Nguyen Trong Hoang, Luiong Xuan Truong, Dinh Thanh Trung (Pham Thanh Luong 74'); Nguyen Van Toan (Vu Van Toan 57'), Vu Minh Tuan, Le Cong Vinh, Nguyen Van Quyet (Nguyen Cong Phuong 69')
Pelatih: Nguyen Huu Tang

Indonesia (4-2-3-1): Kurnia Meiga; Beny Wahyudi, Hansamu Yama, Fachruddin, Abduh Lestaluhu; Manahati Lestusen, Bayu Pradana; Andik Vermansah (Dedi Kusnandar 88'), Rizky Pora, Stefano Lilipaly (Zulham Zamrun 85'); Boaz Solossa (Ferdinand Sinaga 72')
Pelatih: Alfred Riedl

Job Dakwah Banyak Yang Batal, Novel FPI Gugat Ahok Rp 204 Juta

AMIMAZDA.COM - Jakarta - Novel Bamukmin alias Habib Novel menggugat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membayar ganti rugi Rp 204 juta karena merasa dirugikan terhadap pernyataan Ahok soal surat Al Maidah. Bagaimana tanggapan Ahok?

Job Dakwah Banyak Yang Batal, Novel FPI Gugat Ahok Rp 204 Juta

"Nunggu sidang aja," kata Ahok melalui pesan singkat kepada detikcom, Senin (5/12/2016) malam.

Habib Novel merasa dirugikan sebagai pendakwah. Menurutnya, setelah pernyataan Ahok itu banyak kegiatan dakwahnya yang batal.

"Seakan-akan saya tukang bohong di sini. Saya dirugikan sebagai pendakwah dan setelah kejadian itu banyak kegiatan-kegiatan saya yang batal. Banyak juga acara-acara yang batal, benar-benar merasa dirugikan," ujar Habib Novel yang juga anggota ACTA, di Gedung PN Jakut, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (5/12/2016).

Selain itu, Novel juga meminta Ahok membuat permintaan maaf atas pernyataannya itu. Dia menyebut pernyataan Ahok merugikan dai mubaligh.

Novel juga mengaku menjadi penceramah terakhir yang datang ke Kepulauan Seribu. Ketika itu ceramah yang dibawanya tentang surat Al Maidah.

"Saya ceramah sebulan sebelumnya dan tidak ada lagi acara terbesar di sekitar Pulau Pramuka dan Pulau Panggang itu selain acara haul daripada habib. Saya menjadi salah satu penceramah yang mengangkat Al Maidah 51, yang ketika itu ada Lurah, Camat di dekat situ yang saya yakin pesan ini sampai kepada Ahok. Dan Ahok mempengaruhi di Pulau itu untuk jangan mau dibohongi pakai Al Maidah 51. Secara tidak langsung menuju kepada saya," imbuhnya.

Novel mengatakan dirinya merasa dirugikan secara material dan immaterial. Terlebih dalam video yang diunggah warga merespons dengan tertawa.

Baca Juga: Rabithah Alawiyah: Novel FPI Bukan Habib

"Yang disampaikan Ahok di Kepulauan Pramuka yang mana antara Pulau Pramuka dan Panggang itu, saya berceramah di situ dan saya penceramah terakhir yang menyampaikan surat Al-Maidah. Ketika Ahok menyampaikan jangan mau dibohongi pakai surat Al Maidah 51. Di situ respon warga mereka tertawa, saya ini merasa dilecehkan dengan apa yang ucapkan Ahok yang memancing-memancing audiens," pungkas Habib Novel.

Gugatan Rp 204 juta tersebut diajukan dalam gugatan praperadilan. Habib Novel berharap gugatan itu bisa digabung dengan pokok perkara yang akan mulai digelar Selasa pekan depan. 

Jual Gitar Akustik Elektrik? Ini Dia Tips untuk Menjalankan Strategi Marketingnya!

AMIMAZDA.COM - Membuka bisnis seperti jual gitar akustik elektrik mungkin sedikit lebih sulit, karena seperti yang kita ketahui, tidak semua orang membutuhkan benda ini, hanya ada beberapa orang saja yang benar-benar membutuhkannya, namun apakah kita harus berhenti dan menyerah? Tentu tidak. Anda bisa menjalankan strategi marketing yang lebih baik. Bila membicarakan mengenai strategi marketing, ada berbagai macam cara yang dapat Anda lakukan, namun hanya sedikit saja yang mungkin bisa Anda praktekkan, terlebih jika Anda masih awam dalam hal mempromosikan barang.

Jual Gitar Akustik Elektrik? Ini Dia Tips untuk Menjalankan Strategi Marketingnya!

Sebenarnya, ada beberapa tips marketing yang bisa Anda ikuti saat menjalankan bisnis ini, terlebih untuk Anda yang masih pemula. Pertama, kenali pelanggan Anda. mengenal konsumen dengan baik merupakan langkah utama yang harus Anda lakukan saat menjalankan proses marketing. Saat langkah ini Anda lakukan, Ana akan tahu apa yang sebenarnya konsumen butuhkan, dengan mudah Anda juga akan memberikan solusi penjualan. Anda bisa melakukan pendekatan secara alami, buat mereka mencintai produk yang Anda tawarkan, buat mereka merasa nyaman dan merasa produk yang sekarang ini Anda tawarkan memiliki nilai lebih.

Kedua, lakukan promosi jual gitar akustik elektrik secara natural. Ketika Anda akan melakukan promosi, lebih baik melakukannya dengan natural, jangan sampai Anda mengebom pelanggan dengan berbagai macam teknik promosi yang terlalu membabi buta. Anda bisa melakukan promosi dengan halus. Proses menjalankan bisnis sama pentingnya dengan produk. Saat konsumen melakukan pemesanan, lebih baik Anda memprosesnya dengan cepat, setelah itu perlakukan konsumen dengan lebih sopan dan berikan senyuman kepada mereka. Jika konsumen puas, konsumen akan menyebarkan kepuasannya pada orang lain.

Ketiga, rencanakan target iklan. Merencanakan target iklan merupakan hal yang paling penting saat berpromosi. Merencanakan iklan ini bukan hanya untuk memperoleh perhatian dari pelanggan. Perlu Anda sadari, setiap hari konsumen pasti dijejali dengan berbagai macam iklan, entah saat mereka lewat di toko lain, melalui internet hingga melalui brosur. Anda harus menjadi lebih menarik agar bisa memperoleh perhatian dari konsumen. Gunakan emosial Anda untuk mendeskripsikan produk yang Anda jual. Bagaimana jika melakukan penjualan secara online. Saat Anda melakukan penjualan secara online, buat foto produk yang benar-benar menarik, berikan deskripsi yang lengkap namun tidak berlebihan.

Keempat, jangan lupa pelayanan yang cepat atau fast respons. fast respons ini lebih sering digunakan oleh penjual online agar bisa meyakinkan pembeli jika pelayanan yang mereka berikan merupakan pelayanan yang cepat. Namun istilah ini juga bisa berlaku untuk Anda yang melakukan bisnis secara nyata atau real. Di dalam pemasaran, layanan yang dilakukan dengan cepat ini merupakan hal penting dalam penjualan. Anda harus menanggapi komplain yang dilakukan konsumen secara cepat, baik, dengan demikian, konsumen akan merasa dihargai bahkan diperhatikan oleh Anda.

Terakhir, susun strategi marketing. Anda juga bisa menyusun strategi marketing saat jual gitar akustik elektrik. Saat menjalankan strategi ini, pastikan team Anda mengetahui apa tujuan dari strategi marketing ini, setelah itu kembangkan pemasaran yang Anda rencanakan. Pastikan Anda berjualan sesuai dengan tujuan awal Anda. menyusun strategi pemasaran tidak harus rumit, Anda bisa membuatnya secara sederhana agar semua team mengetahui apa yang menjadi tujuan Anda. itulah tips untuk menyusun strategi pemasaran yang baik. Jadi, mulai dari sekarang Anda tidak perlu gundah hanya karena Anda baru saja terjun menjalankan bisnis. 

Polisi Tetapkan Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet Jadi Tersangka

AMIMAZDA.COM - JAKARTA - Polisi telah menetapkan musisi Ahmad Dhani, aktivis Ratna Sarumpaet,  dan kesembilan orang lainnya yang ditangkap pada Jumat (2/12/2016) ini sebagai tersangka dalam kasus-kasus yang berbeda.

Delapan orang lainnya itu adalah Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, Kivlan Zein, Adityawarman, Jamran, Eko, Rizal Khobar, dan Firza Huzein.

"Kalau sudah ditangkap itu pasti sudah ditetapkan menjadi tersangka," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016).

Boy menjelaskan, mereka ada yang dipersangkakan dengan Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa, ada yang terkena Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP tentang Makar, dan ada juga yang terkait Pasal UU ITE.

Boy belum dapat memastikan apakah mereka akan langsung ditahan atau tidak. Saat ini, kata dia, 10 orang tersebut masih menjalani pemeriksaan secara intensif. "Kalau masalah penahanan tergantung dari hasil pemeriksaan selama 1x24 jam," kata dia.(Akhdi Martin Pratama)

Gus Mus: Kalau Jadi Salat Jumat di Jalan Raya, ini Bid'ah Besar

AMIMAZDA.COM - Jakarta - KH Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus bicara soal rencana Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI melakukan aksi salat Jumat di jalan protokol Jakarta pada Jumat 2 Desember 2016. Dia berharap aksi itu tidak dilakukan.

Gus Mus: Kalau Jadi Salat Jumat di Jalan Raya, ini Bid'ah Besar


"Aku dengar kabar di Ibu Kota akan ada Jumat-an di jalan raya. Mudah-mudahan tidak benar," cuit Gus Mus lewat akun Twitter-nya seperti dilihat detikcom, Rabu (23/11/2016).

"Kalau benar, wah dalam sejarah Islam sejak zaman Rasulullah SAW baru kali ini ada bid'ah sedemikian besar. Dunia Islam pasti heran," sambung mantan Rois Syuriah Nahdhlatul Ulama (NU) ini.


Gus Mus mempertanyakan apa dalil Alquran dan hadisnya melakukan salat Jumat di jalanan. Dia juga mempertanyakan apakah Rasullullah SAW, para sahabat dan tabi'in pernah melakukan atau membolehkan salat Jumat di jalan raya. 

"Kalau benar, apakah salat tahiyyatal masjid diganti salat tahiyyatat thariq atau tahiyyatasy syari?" ucapnya.

Jika salat Jumat di jalan protokol Jakarta itu benar akan dilakukan, lanjut Gus Mus, dia mengimbau umat Islam yang percaya dirinya tidak punya kepentingan politik apapun agar memikirkan hal itu dengan jernih. 

"Setelah itu silakan Anda bebas untuk melakukan pilihan Anda. Aku hanya merasa bertanggung jawab mengasihi saudaraku. In uriidu illal ishlãha mãs tatha'tu wamã taufiiqii illa biLlãhil 'Aliyyil 'Azhiim," tulisnya. "Artinya kurang lebih: Aku hanya berniat (ber)baik semampuku; taufikku hanya dengan pertolongan Allah Yang Maha Luhur dan Agung," sambung Gus Mus dalam cuitan berikutnya menjelaskan maknanya.

Banyak netizen yang merespons cuitan Gus Mus itu, baik yang pro maupun konta. Ada juga yang meminta dirinya agar berkata yang menyejukkan saja dan memberikan wejangan yang lembut seperti biasanya. Gus Mus pun menjawab hal itu.

"Ini menurutku bagian dari mengasihi sesama muslim. Kalau ada yang justru merasa lain, aku serahkan kepada Allah yang Maha Tahu," ujarnya. 

Gus Mus mengatakan, sepengetahuannya, baik salat Id apalagi salat Jumat tidak pernah dilakukan oleh Rasullullah SAW di jalan. Karena itu, dia berharap agar hal itu tidak dilakukan.

"Demo di negara demokrasi seperti Indonesia ini sah adanya. Tapi poinku, adalah salat Jumat-nya. Demo setelah habis salat Jumat kan bisa," ujarnya.

Memaksakan Kehendak, Rizieq: Siapapun Termasuk Presiden Jika Menghalangi Demo Bisa Dipidana

AMIMAZDA.COM - JAKARTA -  Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq menanggapi rencana unjuk rasa, Aksi Bela Islam III, pada 2 Desember mendatang.

Memaksakan Kehendak, Rizieq: Siapapun Termasuk Presiden Jika Menghalangi Demo Bisa Dipidana

Kata Rizieq, unjuk rasa tersebut dilindungi oleh Undang-undang.

"Tanggal 2 Desember adalah unjuk rasa yang dilindungi Undang-Undang Nomor 9 tahun 1998," ujar Habib Rizieq saat ditemui di Bareksrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2016).

Ia menegaskan, siapapun tidak bisa melarang digelarnya aksi unjuk rasa, termasuk Presiden Joko Widodo.

"Siapapun orangnya di Negara Republik Indonesia tidak boleh melarang suatu unjuk rasa yang dijamin oleh Undang-Undang, Presiden sekalipun," tegas Habib Rizieq.

Pria yang memiliki nama asli Muhammad Rizieq Shihab itu pun menuturkan siapapun yang menghalangi aksi tersebut, apalagi melakukan kekerasan, akan terkena pidana 1 tahun penjara.

"Bahkan dalam pasal 18 ayat 1 dan ayat 2 dari Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, ditegaskan barang siapa menghalangi atau menghadang, yaitu dengan kekerasan suatu unjuk rasa yang dilindungi oleh Undang-Undang, (bisa) dipidana 1 tahun penjara," jelas Habib Rizieq.

Hal tersebut, menurutnya juga berlaku bagi Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian jika berani melarang para pendemo melakukan Aksi Bela Islam III pada 2 Desember mendatang.

Menurutnya, pidana 1 tahun penjara itu siap 'mengintai'.

"Jadi kalau Presiden atau Kapolri atau siapapun mencoba untuk menghalangi unjuk rasa damai tersebut, maka beliau-beliau bisa dipidana 1 tahun penjara," tandas Habib Rizieq. (*)

Tak Lagi Didukung MUI, Rizieq Ngotot Demo 212

AMIMAZDA.COM - Jakarta— Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab diperiksa sebagai saksi ahli di Bareskrim Polri selama sekitar 3,5 jam Rabu (23/11). Usai diperiksa Rizieq tetap kukuh untuk menggelar aksi demo pada 2 Desember mendatang kendati tidak lagi didukung MUI.

Tak Lagi Didukung MUI, Rizieq Ngotot Demo 212

”Aksi 2 Desember adalah unjuk rasa yang dilindungi UU 9 tahun 1998, siapapun orangnya di negara RI tidak boleh melarang aksi unjuk rasa yang dijamin UU, presiden sekali pun,” katanya di Bareskrim.

Dia lalu mengutip Pasal 18 ayat 1 dan ayat 2 dari UU 9/98 ditegaskan barang siapa yang menghalangi atau menghadang atau dengan kekerasan suatu unjuk rasa bisa di pidana satu tahun penjara.

"Jadi kalau presiden, kapolri atau siapapun mencoba untuk menghalangi unjuk rasa damai yang sudah dijamin oleh UU, maka, kata Rizieq, ”Beliau-beliau bisa di pidana selama satu tahun penjara. Jadi sekali lagi aksi 212 adalah aksi unjuk rasa yang dilindungi dan dijamin UU,” tegasnya.

Tujuan aksinya tetap sama dengan aksi bela islam pertama dan aksi bela islam kedua yaitu penahan Ahok yang disebutnya sudah menistakan agama. Jadi dia menegaskan jika aksi 212 bertujuan konstitusional untuk tujuan penegakkan hukum.

”Kita minta semua, seluruh pihak dari mulai presiden, seluruh jajarannya untuk menghargai konstitusi. Sampai ketemu, aksi 2/12 konsritusional bukan makar, bukan makar, terima kasih,” tegasnya.

Di bagian lain Rizieq juga mempermasalahkan surat panggilan Polda Metro untuk dirinya sebagai saksi pada Kamis (24/11). terkait Pasal 207 KUHP yaitu pasal terkait penghinaan kepada penguasa.

”Siapa yang jadi terlapor dalam dalam surat itu tidak disebutkan karena itu kita masih diskusikan dengan tim apa dan bagaimana cara kita menyikapi daripada surat panggilan tadi karena sebuah surat panggilan harus jelas. Saya ini mau dijadikan saksi, tapi terlapornya siapa?,” tambahnya.

Rizieq minta Polda Metro Jaya bersikap profesional dan menyiapkan surat panggilan yang lengkap pada dirinya. Jika lengkap dia siap datang selama 24 jam.

Ahirnya.. Polisi Tetapkan Buni Yani Sebagai Tersangka Kasus Penyebaran SARA

AMIMAZDA.COM - Jakarta - Penyidik Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menetapkan Buni Yani sebagai tersangka terkait penyebaran video Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dosen London School of Public Relations (LSPR) itu dinilai memenuhi unsur menyebarkan informasi SARA.

Ahirnya.. Polisi Tetapkan Buni Yani Sebagai Tersangka Kasus Penyebaran SARA

"Hasil pemeriksaan, konstruksi hukum pengumpulan alat bukti, malam ini pukul 20.00 WIB dengan bukti permulaan yang cukup saudara BY kita naikan statusnya sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Polisi menyebut penetapan Buni sebagai tersangka bukan masalah penyebaran video Ahok saat berdialog dengan warga Kepulauan Seribu. Akan tetapi, postingan di status Facebooknya itu, Buni yang dinilai telah menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan kebencian dan permusuhan.

Penyidik menjerat Buni dengan Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pasal pertama dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara dan atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Pasal 28 ayat (2) UU ITE menyatakan setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

"Penyidik memiliki alat bukti yang cukup kuat untuk menetapkan Buni sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Di antaranya keterangan saksi dan keterangan saksi ahli," pungkas Awi. 
(mei/dhn/detik/amimazda.com)

Ubah Kebijakan Ahok, PLT Sumarsono Tetap Berikan Dana Hibah Ke Bamus Betawi Rp 2,5 Miliar

AMIMAZDA.COM - JAKARTA, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengubah beberapa kebijakan yang sebelumnya diambil di bawah kepemimpinan Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ubah Kebijakan Ahok, PLT Sumarsono Tetap Berikan Dana Hibah Ke Bamus Betawi Rp 2,5 Miliar


Kebijakan terbaru yang akan diubah adalah mengenai dana hibah untuk Bamus Betawi. Sumarsono memutuskan untuk tetap menganggarkan dana hibah buat Bamus Betawi.

"Ganti pemimpin kan ganti style. Saya rasa siapa pun pemimpin Jakarta tidak bisa lepas dari budaya Betawi," kata Sumarsono di perkampungan budaya Betawi Setu Babakan, Jagakarsa, Selasa (22/11/2016).

Soni, sapaan Sumarsono, mengatakan, menghentikan dana hibah terhadap Bamus Betawi bukan hal tepat karena hal itu menyangkut kebudayaan yang menjadi sejarah Jakarta.

Jika ada masalah dengan Bamus Betawi, Soni menilai, permasalahan itu diselesaikan dengan cara dialog, bukan dengan menghentikan dana hibah.

Bamus Betawi memperoleh dana hibah sebesar Rp 2,5 miliar dari APBD-P DKI 2016. Rencananya, Bamus Betawi akan mendapatkan dana hibah sebesar Rp 5 miliar dari APBD DKI 2017.
"Jadi, mohon maaf, ini saya teruskan, tahun ini dapat Rp 2,5 miliar," ujar Soni.

Sebelumnya, Ahok ingin menghentikan dana hibah untuk Bamus Betawi. Sebagai ormas, kegiatan Bamus Betawi selama ini disokong APBD DKI Jakarta. Bamus Betawi mendapatkan dana hibah sekitar Rp 4 miliar setiap tahunnya dari Pemerintah Provinsi DKI.

Namun, Bamus Betawi malah bersikap politis dengan menyatakan gubernur DKI harus orang Betawi. Kemudian, para tokohnya juga pernah melontarkan ungkapan kebencian pada saat Lebaran Betawi, padahal Lebaran Betawi dihadiri pejabat Pemprov DKI juga. Hal itulah yang dipermasalahkan Ahok.

"Yang masalah itu mereka menggunakan Bamus Betawi yang minta hibah dari kami untuk main politik. Itu sudah melanggar Pancasila dan UUD 1945. Dia bilang Jakarta harus Betawi yang jadi gubernur dia. Itu sudah enggak betul," kata Ahok ketika itu.

Selain soal anggaran untuk Bamus Betawi ini, Soni juga pernah membuat keputusan untuk menghentikan sementara 14 proyek lelang dini yang dimulai pada era Ahok. Sejatinya, lelang dini dilakukan untuk mempercepat proses pengerjaan proyek sehingga program sudah bisa dieksekusi pada awal tahun.

Namun, kebijakan lelang dini itu dikritik DPRD DKI karena dinilai tidak menghargai peran legislatif. Alasannya, lelang seharusnya baru bisa dilakukan atas persetujuan DPRD, tepatnya setelah pengesahan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).
Soni akhirnya menghentikan lelang 14 proyek itu. Alasannya, kata dia, untuk menjaga psikologis politik DPRD DKI.

"Kalau tidak dilakukan seperti ini, secara psikologis politik dan DPRD kecewa, (akan) tertunda-tunda seperti ini terus. Ini bisa tertunda," ujar Soni.

Kebijakan lain yang juga diubah Soni adalah soal pembentukan tim saber pungli untuk pemberantasan pungli. Soni mengatakan, tim itu sebenarnya sudah digagas ketika Ahok masih aktif sebagai gubernur DKI. Namun, ketika itu Ahok memberi nama "tim monitoring pungli".
Menurut Soni, seharusnya Pemprov DKI langsung membentuk tim saber pungli sehingga bisa langsung melakukan tindak lanjut, bukan sekadar memonitor saja.
Soni masih akan menjabat sebagai Plt Gubernur DKI hingga Februari 2017.

Pilihan Ragam Bisnis Jual Little Pony untuk Anda Miliki

AMIMAZDA.COM - Little pony adalah serial kartun animasi yang berasal dari Amerika produksi Hasbro Studios. Kartun ini sudah banyak terkenal di berbagai kalangan, terutama di kalangan anak kecil. Tokoh-tokohnya yang menarik dengan beragam warna dan disukai oleh anak perempuan ini akan sangat mudah jika tokoh kartun yang satu ini dijadikan sebagai tokoh untuk peluang bisnis atau usaha Anda. Terlebih segala macam aksesoris untuk anak perempuan begitu banyak ragamnya. Berikut beberapa jenis aksesoris maupun benda lainnya yang dapat dijadikan sebagai bentuk usaha atau bisnis jual little pony bagi Anda yang mungkin terpikirkan untuk memulainya:

Pilihan Ragam Bisnis Jual Little Pony untuk Anda Miliki

1. Little pony berupa mainan, Karena dunia anak kecil selalu identik dengan bermain, maka tidak ada salahnya jika Anda memulai bisnis dengan tokoh yang banyak digemari oleh anak-anak yakni little pony ini. Bentuk dan ragam mainannya pun banyak, bisa berupa boneka, kartu bergambar, maupun dalam bentuk lainnya yang mungkin banyak digemari oleh anak-anak.

2. Perlengkapan makanan dan minuman Ini dapat menjadi alternatif Anda untuk memulai bisnis, karena anak-anak lebih menyukai hal-hal yang unik serta tokoh little pony tidak menutup kemungkinan akan diterima di kalangan anakanak apalagi jika diterapkan dalam perlengkapan makanan maupun minuman yang bisa dibawa ke sekolah.

3. Kaos atau jaket, Kaos maupun jaket merupakan salah satu barang berupa kebutuhan primer bagi seseorang. Sasaran target dari penjualan kaos dengan tokoh little pony ini tidak hanya anak-anak, akan tetapi berbagai kalangan pun bisa mengingat banyak juga peminat atau penggemar orang dewasa dari little pony. Cukup sesuaikan dengan kriteria orang dewasa saja.

4. Tas dan meja belajar lipat, Tas merupakan benda yang tentunya akan selalu berkaitan dengan dunia anak dan sekolah, maka dengan peluang usaha jual little pony dalam bentuk tas ini cukup menjanjikan. Apalagi anak-anak biasanya menyukai karakter maupun tokoh unik dari kartun atau animasi. Tidak ada salahnya Anda mencoba usaha yang satu ini dengan sasaran yang sudah pasti. Sama dengan peluang penjualan tas dengan tokoh little pony, meja belajar juga salah satu bentuk usaha yang pas untuk Anda yang kebetulan memiliki sasaran target anak-anak pada konsumen Anda.

5. Kue ulang tahun, Berbeda dengan jenis usaha yang lainnya, usaha ini berbentuk makanan yang tidak jarang banyak sekali anak kecil yang tentunya menyukai kue yang berwujud lucu. Anda dapat memiliki inspirasi dari tokoh little pony ini untuk dijadikan kue yang unik dan penuh warna, tentunya akan memiliki tampilan yang unik pula. Dengan demikian akan memiliki daya tarik yang lebih.

Beberapa inspirasi mengenai jual little pony tersebut hanya beberapa saja, Anda dapat memilih yang mungkin sesuai dengan kebutuhan pasar atau mungkin Anda memiliki ide yang lain dan dapat diterima di masyarakat. Tergantung dengan strategi dan sasaran bisnis Anda ke depannya. Namun secara garis

besar, usaha dalam bentuk ini dapat memberikan peluang bisnis yang cukup bagus karena kini semakin banyak penggemar little pony tidak hanya dari kalangan anak-anak akan tetapi juga kalangan orang dewasa. Dengan demikian Anda dapat menyesuaikan usaha yang akan Anda jalankan, misalnya jika mendekati musim lebaran tiba Anda dapat lebih banyak memproduksi atau menjual kaos dengan ikon little pony ini, atau jika kebetulan pada momen awal tahun ajaran baru makan segala perlengkapan sekolah sangat sesuai sebagai pilihan.

Ketua PP Muhammadiyah: GNPF-MUI Sudah Melenceng Dari Niat Awal, Jangan Manipulasi Kekuatan Rakyat!!

AMIMAZDA.COM - JAKARTA. Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Busyro Muqoddas menilai, demo lanjutan terkait aksi bela Islam oleh Gerakan Nasional Pembela Fatwa MUI yang akan digelar pada 2 Desember nanti sudah melenceng dari niat awal.

Ketua PP Muhammadiyah: GNPF-MUI Sudah Melenceng Dari Niat Awal, Jangan Manipulasi Kekuatan Rakyat!!

Menurut dia, demo itu bukan lagi soal mengawal kasus hukum terhadap Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang telah menjadi tersangka dalam kasus penistaan agama, melainkan sudah mengarah pada tindakan upaya menggulingkan pemerintahan yang ada saat ini.

"Yang saya tahu rumornya (demo) ditujukan kepada Presiden Jokowi. Kalau itu betul, maka itu agendanya sudah terlepas dari agenda yang 4 November kemarin," kata Busyro saat ditemui seusai mengisi diskusi di Omah Munir, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (22/11/2016).

Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui aktor yang menggerakkan massa demonstrasi itu, termasuk konseptor dan pendanaannya.

"Yang jelas saya tidak tahu demo itu aktornya siapa, konseptornya, pendanaannya siapa," jelasnya.

Ia sangat menyayangkan bahwa aksi massa yang begitu banyak itu ditumpangi oleh adanya agenda gelap. Jika itu terjadi, massa yang begitu banyak itu telah ditipu.

Sebab, sejak awal demo dilakukan hanya untuk menuntut kasus hukum terhadap Ahok, bukan untuk menggulingkan pemerintahan yang ada.

"Yang menarik justru tidak boleh ada sisi gelap. Demo melibatkan rakyat, rakyat yang datang diprovokasi, tahu-tahu agendanya yang bertentangan dengan isu-isu yang dimunculkan dalam demo itu. Ada agenda tersembunyi. Ini namanya manipulasi kekuatan rakyat yang diminta untuk demo itu," paparnya.

Ia mengakui bahwa ada pihak yang merasa terusik dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi. Namun demikian, mestinya pihak-pihak yang merasa dirugikan itu bisa menyampaikan kritiknya secara terbuka.

"Mending kalau mereka tidak paham, sampaikan saja kritik terbuka kepada Presiden Jokowi. Mengapa kebijakan-kebijakannya selalu dinilai menguntungkan kelompok-kelompok minoritas di bidang ekonomi," jelasnya.

Ia berharap supaya adanya kekecewaan dari pihak-pihak tertentu itu tidak sampai mengarah pada upaya pemakzulan.

"Kalau itu yang terjadi, siapa nanti yang memegang, jangan-jangan hanya oportunis-oportunis yang bermodal saja, tapi mengorbankan simbol negara," ungkapnya.

Sentilan Keras Dosen King Fahd Arab Saudi Pada Aa Gym Soal Ahok, Pemimpin Berakhlak, dan Etos Kerja

AMIMAZDA.COM - Belum lama ini Aa Gym membuat komentar yang menarik dan menggelitik untuk ditanggapi. Ia mengatakan, kurang lebihnya begini, "Pemimpin itu tidak cukup bilang kerja, kerja, kerja tapi akhlak, akhlak, akhlak, baru akan dicintai oleh rakyatnya".

Sentilan Keras Dosen King Fahd Arab Saudi Pada Aa Gym Soal Ahok, Pemimpin Berakhlak, dan Etos Kerja


Saya kira ia benar bahwa seorang pemimpin politik-pemerinahan yang baik itu tidak hanya "bekerja" saja tetapi juga harus "berahlak". Hanya saja, menurut saya, ada sesuatu yang "ganjil" dalam pernyataan beliau, yang perlu dibahas lebih lanjut.

Misalnya, apa definisi "akhlak" itu? Apa kriteria orang atau pemimpin yang "berakhlak" itu? Dalam Bahasa Arab, kata "akhlak" itu merujuk pada pengertian kebajikan (virtue), moralitas, atau tindak-tanduk dan watak yang baik dan mulia. Kata ini merujuk pada hal-ikhwal yang menyangkut "kemanusiaan" bukan "ketuhanan", masalah "keduniaan" bukan "keakhiratan". 

Nah, sekarang mari kita ambil contoh soal "berakhlak" ini. Jika ada seorang pemimpin politik yang rajin ke masjid (atau gereja dan tempat-tempat ibadah lain), hobi "munggah kaji" atau "naik haji" atau umrah bolak-balik ke Mekah kayak setrikaan, gemar mengunjungi pengajian dan acara-acara keagamaan, selalu mengenakan "pakaian agamis", dlsb.

Tetapi ia rakus dan serakahnya minta ampun, tukang korupsi, hobi menggarong atau mengemplang uang rakyat, tidak peduli dengan kemelaratan rakyatnya yang penting dirinya, keluarganya, dan kelompoknya perutnya gendut-gendut, masa bodoh dengan kebodohan rakyatnya, tidak peduli dengan kemunduran daerahnya, dst. Kira-kira pemimpin model begini itu "berakhlak" tidak?

Sebaliknya, jika ada pemimpin yang ceplas-ceplos, jarang "ibadah individual", berpakaian ala kadarnya, berpenampilan "mboys" atau "nggirls", dlsb. Tetapi ia adil dan bijak kepada rakyatnya, peduli dengan masalah-masalah keumatan, serius membenahi wilayahnya, anti-korupsi dan bentuk-bentuk permalingan lainnya, dlsb. Apakah pemimpin model begini itu "berakhlak" atau tidak? 

Sekarang saya tanya: kira-kira mana yang lebih berakhlak antara Bu Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan dan Perikanan itu dengan Bu Atut Chosiyah mantan Gubernur Banten itu? Ayoo jawab...

Kira-kira mana yang lebih "berakhlak" antara gubernur yang selalu bilang "mari berdoa" agar banjir hilang karena banjir adalah "cobaan Tuhan" dengan gubernur lain yang sibuk bekerja untuk menanggulangi banjir? Ayooo jawab lagi... 

Lalu, pertanyaan lain lagi: pakah pemimpin yang "berkerja" itu "tidak berakhlak"? Bukankah kalau ada pemimpin yang serius bekerja itu berarti menunjukkan ia seorang yang berakhlak? Karena kalau pemimpin itu tidak berakhlak, tidak memiliki moralitas alias "tidak bermoral", ia akan malas bekerja dan tidak akan peduli dengan nasib rakyatnya, yang penting ia dapat gaji buta, perut gemuk, dan "wudel bodong". Peduli setan dengan rakyat.

Kalau daerahnya atau rakyatnya sedang tertimpa masalah, tinggal serahkan saja masalah itu ke Tuhan: "Yang sabar ya, ini cobaan dari Tuhan. Mari berdoa". Giliran enak dimakan sendiri, tapi giliran susah, Tuhan yang dikambinghitamkan sebagai  sumber bencana dan malapetaka. Apakah ia pemimpin yang berkahlak? Ayo mikirrr...

Sumber Bisa anda lihat disini

Jabal Dhahran, Arabia

Sumanto Al Qutuby, Pengajar di King Fahd University of Petroleum and Minerals, Arab Saudi

Polisi Panggil Amien Rais Hingga Habib Rizieq Terkait Orasi Ahmad Dhani

AMIMAZDA.COM - Jakarta - Polda Metro Jaya memanggil sejumlah saksi-saksi terkait laporan relawan Jokowi, Projo dan Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) atas dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo yang dilakukan oleh musisi Ahmad Dhani.

Polisi Panggil Amien Rais Hingga Habib Rizieq Terkait Orasi Ahmad Dhani

Ada delapan orang yang dipanggil penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya tekait kasus tersebut, yakni Habib Rizieq, Prof Dr H Amien Rais, Munarman, HS, Dr H Eggi Sudjana, SH, MSi, Ratna Sarumpaet, Mulan Jameela dan Ahmad Dhani sendiri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono, saat dikonfirmasi membenarkan adanya agenda panggilan terhadap kedelapan orang tersebut.

"Iya betul, mereka dimintai keterangan untuk kasusnya Ahmad Dhani yang dilaporkan oleh Riano Oscha, laporannya tanggal 7 November lalu. Mereka dipanggil untuk dimintai keterangan tanggal 24 November nanti," ujar Awi saat dihubungi detikcom, Senin (21/11/2016).

Kedelapan orang tersebut dipanggil untuk dimintai keterangan pada Kamis (24/11) nanti. "Statusnya sebagai saksi," imbuh Awi.

Awi menjelaskan, mereka dimintai keterangan soal pelaporan dari Riano selaku Ketua Umum LRJ yang melaporkan Ahmad Dhani atas dugaan Pasal 207 KUHP di Polda Metro Jaya. Dhani dilaporkan menyusul orasinya pada demo 4 November lalu yang dinilai telah melalukan penghinaan terhadap penguasa.

"Jadi pasalnya 207 KUHP penghinaan terhadap suatu penguasa. Penguasa di sini sifatnya umum sih ya mulai dari lurah sampai presiden ya penguasa," ucap Awi.

Awi menyatakan, bahwa Pasal 207 KUHP ini bukan termasuk delik aduan, sehingga dapat dilaporkan oleh siapa pun meski bukan orangnya sendiri yang melapor, dalam hal ini Jokowi.

"Bukan delik aduan, ini umum ya. Karena kalau dibilang presiden itu sudah dianulir sama MK, makanya untuk delik umum ini penggantinya," tambah Awi.

Pasal 207 KUHP menyatakan barang siapa dengan sengaja di muka umum menghina suatu penguasa atau badan hukum akan diancam pidana penjara paling lama 1 tahun 6 bulan. 

Awi mengatakan, penyidik juga akan memeriksa ahli-ahli terkait kasus tersebut. "Ya pokoknya kita dalami dulu termasuk perbuatan pidananya ada atau tidak, dari ahli bahasa lah, ahli pidana, karena kata-kata itu kan bermakna ya," sambungnya.

Sebelumnya musisi Ahmad Dhani dilaporkan oleh relawan Jokowi pada Minggu (6/11) malam lalu. Ada dua kelompok relawan yang membuat laporan yakni Projo dan Laskar Rakyat Jokowi (LRJ).

"Atas desakan beberapa kawan yang banyak sekali dari Projo dan Laskar Rakyat Jokowi (LRJ), karena mereka menyaksikan demo 4 November saat Ahmad Dhani melakukan orasi terbuka," kata Ketua Umum LRJ Riano Oscha sebelum melakukan pelaporan di Reskrim Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (6/11) tengah malam lalu. 
(mei/rvk)

Pengurus Pusat GP Ansor Larang Keras Kadernya Ikut Aksi Demo 2 Desember

AMIMAZDA.COM - JAKARTA, Bandung - Pengurus Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor melarang seluruh kader Ansor dan Banser di Indonesia terlibat aksi 2 Desember 2016. Mereka memandang aksi gelar sajadah di jalan tersebut lebih besar mudharatnya dibandingkan manfaatnya.

Pengurus Pusat GP Ansor Larang Keras Kadernya Ikut Aksi Demo 2 Desember

Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan dalam agama Islam tidak pernah mengajarkan umatnya untuk melaksanakan salat Jumat di jalanan. Sehingga, sambung dia, pihaknya menyakini hal itu sudah tidak sesuai dengan tuntunan agama.

"Ansor tetap melarang kadernya untuk ikut aksi gelar sajadah itu. Karena tidak ada tuntunan dalam agama kami, solat Jumat dilakukan di jalan raya. Kami menyakini dan ketahui salat Jumat harus di tempat yang disepakati selain masjid," kata Yaqut kepada wartawan via telepon di kantor PWNU Jabar, Jalan Galunggung, Senin (21/11/2016).

Menurutnya seharusnya tidak perlu ada aksi lanjutan setelah 4 September lalu. Sebab, proses hukum terhadap Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terus berlanjut pasca ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama.

"Seharusnya percayakan saja kepada aparat penegak hukum terkait kasus Ahok ini. Kita tinggal mengawal dengan cara-cara yang baik, tidak usah turun lagi ke jalan," ujarnya.

Yaqut menilai penistaan agama itu tidak hanya seperti yang dilakukan oleh Ahok saja. Akan tetapi, melakukan sesuatu hal yang merugikan banyak orang dengan mengatasnamakan agama juga termasuk penistaan. Salah satunya yang dilakukan oleh kelompok radikal ISIS.

"Melakukan sesuatu atas nama agama tapi tidak sesuai tuntunan itu penistaan juga. Seperti ISIS yang melakukan perusakan, membunuh orang mengatasnamakan agama," tutur Yaqut.

Fatwa Ahok Picu Masalah, PBNU Minta MUI Direformasi

AMIMAZDA.COM - JAKARTA, Ketua Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Imam Aziz menilai, Majelis Ulama Indonesia (MUI) harus segera direformasi. Pasalnya sejumlah masalah keagamaan yang muncul belakangan ini justru berasal dari MUI. 

Fatwa Ahok Picu Masalah, PBNU Minta MUI Direformasi


"MUI harus direformasi baik secara kelembagaan maupun fatwa yang dikeluarkan," ujar Imam dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta, Senin (21/11).

Secara kelembagaan, kata Imam, banyak masyarakat yang belum memahami secara jelas posisi MUI sebagai lembaga agama di Indonesia. Selain itu, belum ada juga batasan pasti soal fatwa yang selama ini dikeluarkan MUI. 

Salah satunya adalah fatwa MUI soal dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 

Menurut Imam, fatwa tersebut mestinya tak jadi acuan dalam memproses hukum kasus Ahok. Sebab, fatwa hanya menjadi pedoman bagi masyarakat tertentu dan bukan menjadi produk hukum formal.

"Fatwa ini sebenarnya tidak ada kedudukannya di konstitusi. Tapi kadang jadi acuan aparat," katanya. 

Di samping itu, langkah yang dilakukan kepolisian untuk memeriksa Ahok juga dinilai telah cukup.

Tak jarang fatwa yang dikeluarkan MUI, menurut Imam, dianggap sebagai acuan mutlak yang harus ditaati. Hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan kebingungan di masyarakat. 

"Jadi harus dijelaskan pula soal aturan internal MUI yang bisa diakses oleh masyarakat agar tidak terjadi kebingungan," ucapnya.

Sejak MUI pada 11 Oktober mengeluarkan fatwa bahwa Ahok melakukan penistaan agama, gelombang massa menuntut sang petahana dipenjara semakin membesar. Meski Ahok telah meminta maaf, ribuan demonstran turun ke jalan pada 14 Oktober dan 4 November. Rencananya, aksi demo berlanjut pada 2 Desember. 

Tegas!! Demi Ketertiban Umum, Polri dan Panglima TNI Larang Keras Aksi 2 Desember

AMIMAZDA.COM - Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian mengisyaratkan bahwa pihaknya tak akan mengizinkan aksi demo 2 Desember. Dia mengakui bahwa kegiatan dalam bentuk Salat Jumat sepanjang jalan Sudirman-Thamrin Jakarta itu adalah wujud penyampaian pendapat di muka umum. 

Tegas!! Demi Ketertiban Umum, Polri dan Panglima TNI Larang Keras Aksi 2 Desember

Penyampaian pendapat, kata Tito, memang merupakan hak konstitusi. Namun hal itu tidak bersifat absolut. Mabes Polri pun melarang aksi 2 Desember dalam bentuk gelar sajadah Salat Jumat sepanjang jalan Thamrin dan Sudirman, Jakarta itu dengan beberapa alasan. 

"Menyikapi (aksi) tanggal 2 Desember. Akan ada kegiatan yang disebut bela Islam ketiga dalam bentuk gelar sajadah Salat Jumat di jalan Thamrin. Kegiatan tersebut, penyampaian pendapat di muka umum hak kontitusi. Namun tidak bersifat absolut," kata Tito. 

Tito mengatakan hal tersebut saat menggelar konferensi pers bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Markas Besar Kepolisian RI, jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/11/2016). 

Menurut Tito, ada batasan-batasan dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Pertama tidak dilakukan dengan mengganggu hak asasi orang lain dengan menutup jalan protokol. "Pertama, jangan mengganggu hak asasi orang lain, jalan protokol tidak boleh dihalangi," kata Kapolri Tito. 

Kedua, penyampaian pendapat tidak boleh mengganggu ketertiban umum. "Yang kedua (jangan) mengganggu ketertiban umum, ibu-ibu mau melahirkan terganggu, angkutan bisa terganggu, bisa memacetkan Jakarta," kata Tito. 

"Maka kami akan melarang (Aksi 2 Desember), kalau melawan akan kita bubarkan," tegas Tito. 

Tito menegaskan bahwa Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal M Iriawan akan mengeluarkan maklumat untuk melarang aksi 2 Desember. Maklumat juga akan dikeluarkan oleh Kapolda lain untuk mencegah massa diberangkatkan ke Jakarta. 

"(Aksi 2 Desember di Jl Sudirman-MH Thamrin) Dipastikan dilarang," tegas Tito. 

Mudahnya Desmond J Mahesa Minta Maaf, Sulitnya Ahok Dimaafkan, Ada Apa Dengan MUI?

AMIMAZDA.COM - Jakarta Anggota Komisi III DPR RI dari fraksi Partai Gerindra Desmond J Mahesa tersandung masalah. Desmond dianggap menghina Nabi Muhammad SAW gara-gara ucapannya di salah satu stasiun televisi swasta.

Mudahnya Desmond J Mahesa Minta Maaf, Sulitnya Ahok Dimaafkan, Ada Apa Dengan MUI?


Ia pun dilaporkan ke polisi oleh Aliansi Nasional 98 yang diwakili Bambang Sri Pujo. Bambang menilai ucapan Desmond melanggar pasal 156 a dan lebih bahaya daripada yang diucapkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sama-sama terbentur dengan masalah dugaan penistaan agama dan sama-sama telah meminta maaf kepada umat islam, Desmond nasibnya mungkin jauh lebih baik dibandingkan Ahok.

Umat Islam sepertinya tidak terlalu terpancing emosi sampai harus ramai –ramai turun ke jalan mendesak pihak kepolisian untuk cepat menjalankan proses hukum terhadap Desmond.

Desmond dilaporkan atas tuduhan penistaan agama ke bareskrim mabes polri. 16 November 2016. Halnya dengan AHok, ia dijerat dengan Pasal 156 a KUHP juncto Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).


Dalam tayangan di salah satu stasiun televisi swasta yang disiarkan langsung, Desmond menyindir rencana Ahok menghadirkan ahli dari Mesir untuk menafsirkan surat Al Maidah ayat 51 dalam gelar perkara kasus penistaan agama yang dituduhkan terhadapnya.

Desmond mengusulkan kepada Ahok, daripada mendatangkan ahli tafsir dari Mesir, lebih baik meminta Tuhan yang diyakini Ahok untuk menghidupkan Rasulullah SAW guna menafsirkan Surat Al Maidah ayat 51. "Yah kalau ahli tafsir yang didatangkan, kesan saya, mengadu domba antara ulama kita dengan ulama Mesir. Tapi kesan saya adu domba. Kalau mengusulkan saya sederhana, kenapa Ahok tidak minta Tuhan dia menghidupkan Rasulullah, berpendapat di negeri ini? pendapat Rasulullah kan semua ulama dan umat Muslim mendengarnya," demikian ucapan Desmond dalam tayangan di acara salah satu stasiun televisi.

Dalam sebuah kesempatan, Desmond meminta maaf kepada umat islam dan mengatakan kepada media jika dirinya tak bermaksud menghina Nabi Muhammad SAW.

"Dalam Islam kita percaya Nabi Isa dan mukjizatnya Nabi Isa itu menghidupkan orang meninggal. Nah di talkshow itu saya bilang, kenapa Ahok enggak minta ke Tuhannya untuk menghidupkan Nabi Muhammad untuk meluruskan tafsir-tafsir itu?" kata Desmond.

"Itu menghina Nabinya di mana? Dalam Islam kita percaya Rasul. Dan ada mukjizat Nabi Isa yang bisa menghidupkan orang mati," kata Desmond. "Saya kan muslim, masa saya menghina nabi saya sendiri?" Desmond menambahkan.

SebelumNYA Mari kita baca dan Simak baik-baik pernyataan Desmond secara lengkap.

“Kita sudah ada MUI yang benar-benar dari negara kita sendiri. Amr ini siapa kan dia dari negara luar. Kenapa tidak sekalian Ahok hadirkan Nabi Muhammad. Sekarang tugas Ahok bagaimana untuk menghidupkan kembali Nabi Muhammad.”

Pernyataan Desmond ini menyinggung ajaran Islam secara langsung dan sangat telak. Bagaimana mungkin Ahok yang orang biasa bahkan nonmuslim diminta menghidupkan kembali Nabi Muhammad? Ini tidak ada dalam ajaran Islam. Seterkenal-terkenalnya Ahok, dia hanya populer di masjid-masjid Jakarta pada khutbah jumaatan, itupun baru menjelang Pilkada ini. Tapi kalau di Alquran nama Ahok tak pernah disebut sedikitpun. Jadi saat Desmond mau Ahok menghidupkan Nabi Muhammad, ini adalah pelecehan yang luar biasa terhadap ajaran Islam.

Tapi mengapa MUI tidak bisa mengeluarkan fatwa kepada Desmond? Padahal pernyataannya tak kalah menyinggung dibanding Ahok. Jawabannya adalah karena Desmond hanya melecehkan Nabi Muhammad dan tidak melecehkan ulama. Coba perhatikan pernyataannya, malah Desmond memuji kapasitas ulama, terutama MUI. Jadi mana bisa MUI mengeluarkan fatwa negatif kepada Desmond yang telah memujinya?

Sementara Ahok jelas menyinggung ulama. Pernyatannya “jangan mau dibohongi orang pakai surat Almaidah 51” ditafsirkan oleh MUI sebagai jangan mau dihobongi ulama. Dalam sikap keagamaan yang katanya lebih tinggi dari fatwa itu pun MUI menjelaskan bahwa Ahok melecehkan ulama dan Quran. Catat, Ahok melecehkan ulama.

Maka dari itu MUI yang merupakan orang-orang kumpulan ulama kemudian tersinggung dan mengeluarkan sikap keagamaan. Yang katanya lebih tinggi dari fatwa.

Gara-gara MUI menafsirkan kata “orang” menjadi otomatis “ulama” inilah kemudian banyak ulama yang tersinggung. Sehingga para ulama mengumpulkan jamaahnya dan mengajak semuanya menuju Jakarta. Demo.

Berbeda dengan Desmond. Dia justru memuji ulama, meski melecehkan Islam. Jadi ulama Indonesia tersanjung dan tak akan megerahkan jamaahnya untuk demo. Apalagi MUI yang jelas-jelas disebut sebagai ulama kredibel dan tak membutuhkan tokoh ulama dari negara para nabi, Mesir. Maka secara otomatis tak ada istilah penista agama, sebab faktanya Desmond memuji.

Jadi kesimpulannya, selama ulama tidak merasa dilecehkan, maka tak akan ada demonstrasi besar-besaran, sebab ulamanya tak mau mengerahkan massa. Setiap orang di Indonesia ini bebas melecehkan Islam dan Quran, asalkan tidak melecehkan ulama. Untuk itu hal ini penting untuk dipahami dan dimaklumi jika kemudian MUI tak mengeluarkan fatwa atau sikap keagamaan.

Kasus yang menimpa Ahok kemudian menjadi pelajaran penting bagi negeri ini. Bahwa ulama memiliki tempat lebih terhormat dari agama dan Quran. Sekali kita melecehkannya, maka mereka akan keluarkan fatwa dan mengerahkan massa. Apalagi ulama yang santrinya ratusan orang, pasti mudah dikerahkan. Kalau tidak diproses maka Presiden yang akan dilengserkan. Sebab mereka mudah tersinggung dan membabi buta. Sementara jika kita menyinggung soal Quran dan Nabi, itu tidak secara otomatis menyinggung para ulama.

Terakhir, Quran memang tidak perlu pembela. Karena yang punya kekuatan menjaganya hanyalah Allah, ini tertulis jelas dalam Alquran. Sementara Islam juga tak perlu dibela, sebab muslimlah yang berlindung kepada ajaran Islam dan Allah. Tidak bisa seorang yang mencari perlindungan, kemudian menjadi pembela dalam waktu yang bersamaan.

Kekurangan dan Kelebihan Menjual Tongsis Handphone di Marketplace

AMIMAZDA.COM - Untuk seorang pebisnis yang berkecimpung dalam dunia jual beli, sudah pasti istilah seperti marketplace merupakan hal yang tidak asing lagi. Dalam bisnis jual beli online, marketplace merupakan salah satu tempat usaha yang memiliki potensi begitu luar biasa, bahkan marketplace ini seperti pasar dalam dunia nyata. Marketplace memberikan penawaran produk baik jasa dan barang yang berbeda-beda. Adanya marketplace ini begitu dibutuhkan pebisnis untuk mendongkrak penjualan produknya, termasuk jika Anda Jual tongsis handphone. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan saat berjualan di marketplace. Apa saja itu?

Kekurangan dan Kelebihan Menjual Tongsis Handphone di Marketplace


Kelebihan pertama, marketplace merupakan tempat berkumpulnya para pembeli potensial. Sebagai sebuah pasar, sudah pasti banyak pedagang yang menjual dagangannya. Demikian pula banyak pembeli yang lewat. Jika kita memposisikan diri sebagai seorang pedagang, sudah pasti hal ini merupakan sebuah keuntungan untuk kita. Kita tidak perlu repot mendatangkan pengunjung, kita hanya perlu memanfaatkan dengan maksimal keberadaan mereka dengan sangat baik.

Kelebihan menjual tongsis handphone di marketplace yang berikutnya ialah, banyak pedagang yang berjejeran sehingga kita bisa bertukar pengetahuan. Selain pembeli, di marketplace kita juga akan menemukan pedagang. Mengapa bertemu pesaing malah senang? Tentu saja, kita bisa memanfaatkan untuk ajang sharing. Kita dapat membina hubungan yang baik dari masing-masing pedagang. Kita bisa menceritakan hambatan kita, pengalaman kita rintangan, dan Anda juga dapat berguru bersama dengan mereka. Tidak semua pesaing merupakan musuh yang harus kita kalahkan, terkadang pesaing juga bisa dijadikan sebagai partner jika kita dapat lebih akrab dengan mereka.

Ketiga, adanya rekber untuk menjamin keamanan. Untuk menjaga keamanan dalam transaksi online, biasanya pihak marketplace akan menyediakan rekening seperti rekening bersama, rekening bersama begitu bermanfaat untuk pembeli atau pun untuk penjual. Adanya rekening bersama ini akan membuat konsumen menjadi lebih nyaman saat melakukan transaksi. Kita sebagai penjual juga tidak perlu takut lagi terkena penipuan.

Terakhir, banyaknya promosi yang disediakan oleh marketplace. Biasanya marketplace akan memberikan penawaran begitu banyak promosi untuk kliennya. Hal ini begitu bermanfaat untuk Anda agar Anda lebih mengenali produk ke konsumen. Pengeluaran Anda juga akan menjadi lebih hemat karena promo ini dilakukan oleh pihak marketplace, jadi bila Anda ingin memasuki marketplace, Anda harus memilih marketplace yang memiliki banyak promo.

Selain kelebihan, marketplace juga memiliki kekurangan. Berikut kekurangan yang harus Anda hadapi jika akan jual aksesoris handphone di Bukalapak, antara lain:

  • Persaingan antara penjual berlangsung secara terbuka. Persaingan antar penjual berlangsung dengan sangat terbuka. Hal ini akan merugikan Anda bila Anda tidak dapat memanage dengan baik, saling menjatuhkan bahkan serang secara langsung pun bisa terjadi,
  • Iklan dari penjual lain lah yang sering masuk dan lebih menarik. Dengan produk tongsis yang sama, iklan dari penjual lain bisa sering masuk, secara tidak langsung sudah pasti ini menjadi masalah untuk produk yang kita jual dalam marketplace,
  • Keberlangsungan website tersebut tidak terjamin. Karena marketplace ini bukan pembeli atau penjual yang mengatur, jaminan masa depan dari web tersebut tidak dapat kita tentukan, keberlangsungan sebuah situs pun berada di luar kuasa kita. Jadi saat Anda masuk pada marketplace, Anda harus memilih mana marketplace yang memiliki masa depan yang gemilang dan umur yang cerah, bahkan memiliki potensi kedepannya,
  • Fitur search yang tidak tertarget pada tongsis yang kita jual.

Sudah 20 Ribu Orang Lebih Dukung Tandatangani Petisi Perlindungan Hukum buat Ahok

AMIMAZDA.COM - 20 ribu orang Lebih telah menandatangani petisi di change.org yang mendukung perlindungan hukum bagi Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait tuduhan penistaan agama. Petisi tersebut ditargetkan akan ditandatangani oleh 25.000 orang.

Sudah 20 Ribu Orang Lebih Dukung Tandatangani Petisi Perlindungan Hukum buat Ahok


"Terlebih lagi Pak Ahok telah beberapa kali menyampaikan permohonan maafnya secara tulus, sehingga dengan demikian, kedua ketentuan hukum tentang penistaan agama ini pun juga memberikan perlindungan hukum bagi Pak Ahok," tulis sang pembuat petisi, Nyoman Samuel Kurniawan dari Denpasar, Bali.

Nyoman menilai, penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok terlalu dipaksakan. Ia memberikan sejumlah argumennya, antara lain masyarakat Kepulauan Seribu baik-baik saja saat Ahok melontarkan pernyataannya yang kemudian disebut telah menistakan agama.

Nyoman juga berpendapat bahwa penetapan status tersangka Ahok tidak tepat. Sebab, Perpres nomor 1 tahun 1965 mengatur penerapan Pasal 156a KUHP yang menjerat Ahok menyebutkan perlunya ada tahap peringatan sebelum pemidanaan.

Kata Nyoman, pasal 156a KUHP baru bisa efektif setelah ada pembahasan oleh forum Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat dan Keagamaan (Bakor Pakem) yang terdiri dari Kementerian Agama, Kejaksaan, Kepolisian, Badan Intelijen Negara serta tokoh masyarakat yang menetapkan suatu aliran dinyatakan sesat.

Bila belum masuk ke forum Bakor Pakem dan prosedur tersebut juga belum dijalankan, maka belum bisa masuk ke pasal penodaan agama itu.

"Dengan demikian seandainya ucapan Pak Ahok saat itu dianggap telah menista agama (sekalipun), namun ucapan tersebut tidak dapat serta merta mengakibatkan Pak Ahok dikenakan status tersangka. Karena kedua ketentuan hukum tentang penistaan agama mensyaratkan bahwa harus ada tahapan peringatan terlebuh dahulu!!" tulis Nyoman.

Nyoman mengajak netizen untuk mendandatangani petisi guna meyakinkan bahwa kebenaran dan keadilan harus ditegakkan.