Farhat ungkap 'selingkuhan' Cut Tari

shares |


Farhat ungkap 'selingkuhan' Cut Tari - Retaknya hubungan rumah tangga Cut Tari dengan sang suami, Johanes Yusuf Subarata disebut-sebut karena adanya orang ketiga. Cut Tari dikabarkan dekat dengan aktor muda Richard Kevin. Namun, itu telah dibantahnya.





Kini muncul isu baru yang dilontarkan pengacara Farhat Abbas jika aktris berdarah Aceh itu dikabarkan dekat dengan seorang Dirjen.

Itu terlontar dari twitter Farhat di Akun @farhatabbaslaw. "Orang ketiga Cut Tary seorang dirjen," tulis Farhat pada akunnya.“Mana ada rumah tangga yang langgeng bahagia, yang dalam pernikahannya ada perselingkuhan,” tambahnya.

Saat dihubungi, Farhat mengaku kenal dengan pria tersebut, sayangnya Farhat enggan menyebutkan bukti-bukti lain pria yang ditudingnya telah merusak rumah tangga Tari dan Yusuf.

“Ya, Farhat Abbas kan enggak sembarang ngomong," kata Farhat.

Namun kabar tidak sedap ini langsung dibantah Cut Tari. Melalui manajernya, Sissy, Tari membantah menjalin hubungan cinta dengan seorang dirjen yang kabarnya berinisial FR.

“Aduh gosip dari mana lagi itu, kan waktu itu Mba Tari dan mas Yusuf pernah bilang kepada media kalau perceraian mereka bukan karena orang ketiga, apa lagi Dirjen,” ujar Sissy, selaku manajer Cut Tari saat di hubungi wartawan via telepon, Sabtu (18/1).

Sissy mengaku sempat kaget dengan ucap Farhat Abbas dengan menyebut artisnya dekat dengan Dirjen. Apalagi dirinya tidak pernah punya masalah dengan Farhat.

“Saya tidak kenal dengan mas Farhat Abbas dan saya juga bingung, apa yang di maksud mas Farhat menulis perceraian Mba Tari dikarenakan oleh seorang Dirjen," katanya.

Selama kenal dengan Cut Tari, Sissy mengaku dirinya tidak pernah tahu bahwa ibu satu anak ini memiliki kenalan seorang Dirjen, terlebih menjalin asmara.

"Punya kenalan Dirjen juga tidak Mba Tari, kan saya yang selalu bersama mba Tari,” tuturnya seraya mempertegas jika ucapan Farhat tidaklah benar adanya.

Suami Cut Tari mengajukan talak cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Timur pada 18 Desember 2013. Sidang perceraian itu akan berlangsung pada 22 Januari 2014.
Loading...

Related Posts