Menteri Susi Kembali Akan Tenggelamkan Kapal Berbendera Malaysia

shares |

AMIMAZDA.COM - Menteri Susi Kembali Akan Tenggelamkan Kapal Berbendera Malaysia,  Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan pihaknya berhasil menangkap kapal asing ilegal yang masuk ke wilayah perairan Indonesia selama dua bulan terakhir.

Menteri Susi Kembali Akan Tenggelamkan Kapal Berbendera Malaysia


Menurutnya, dalam waktu dekat ada tiga kapal penangkap ikan dengan bendera Malaysia yang ditangkap di perairan Aceh Timur.

Penangkapan ini dilakukan oleh Polisi Perairan dengan Kapal Polisi Lory-3018 milik Baharkam Polri dan BKO polda Aceh.

"Saya terima laporan dari Bapak Kapolri yang laporannya dari Pak Kapolda yang memberitahukan keberhasilan polisi perairan yang berhasil menangkap kapal dengan bendera Malaysia dan ABK-nya warga Thailand hingga Myanmar," kata Susi dalam konferensi pers di kediaman dinasnya, Jakarta, Rabu (16/3/2016).

Susi mengatakan, kapal ini melakukan pelanggaran pasal 85 dan pasal 93 ayat 2 dan 4 UU Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan.

Tiga kapal yang ditangkap antara lain KM PKFB 1035 dengan bendera Malaysia. Kapal ini memiliki berat 57 GT.

Kedua KM KHF 1959 dengan bendera Malaysia yang beratnya 64 GT dan KM PKFB 669 berbendera Malaysia dengan berat 67 GT.

"ABK kami evakuasi, kapal dibersihkan dan akhir minggu ini kami tenggelamkan di Aceh. Kapalnya tidak terlalu besar," kata Susi.

Lebih lanjut Susi menjelaskan, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menangkap dua kapal asing. Kapal itu ialah KM BD 96153 dengan bendera Vietnam ukuran 45 GT dan BtH 98996 TS bendera Vietnam 10 GT.

"Dua kapal tersebut ditangkap tanpa dokumen dan saat ini kapal sedang di kawal ke Tarempa," kata Susi.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan menenggelamkan tiga kapal tangkapan pada 3 Maret 2016. Tiga kapal itu, KM SLFA 4625 bendera Malaysia 36,67 GT, KM KHF 1917 bendera Malaysia 46,78 GT, serta KM PKFB 1512 bendera Malaysia dengan ukuran 37,16 GT.

"Kemudian tiga kapal asing ditangkap pada 3 Maret. Diserahkan pada satgas," katanya.

Wahyu Aji/tribunnews.com
Loading...

Related Posts