Mudah Dapatkan 1 Juta KTP, Habib Ali: Saya Harus Kalahkan Ahok!

shares |

AMIMAZDA.COM -  Habib Ali Al Husnainy menjadi penantang baru calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017.

Berbekal 15 tahun pengalaman menjadi anggota DPRD Banten, Ali mengaku siap bertarung melawan Ahok.

Dia yang kini menjabat sebagai anggota DPD RI, menjadi satu diantara 19 bakal calon gubernur dari Konvensi Gubernur Muslim Jakarta.

"Saya 15 tahun di DPRD Banten, saya paham mengatasi permasalahan kota. Yang kedua, saya juga orang yang bergerak di jaringan umat," ujar Ali di Masjid Baiturrahman, Jalan Saharjo 100, Menteng Atas, Tebet ,Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2016).

Ali berambisi menjadi gubernur, karena melihat kondisi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini yang kaku dan keras dalam melakukan penataan di Ibu Kota.

Misalnya, dalam melakukan penertiban permukiman liar

"Pemerintah sekarang agak kaku dan keras. Ini yang membuat masyarakat bawah marah dan dendam, karena diperlakukan seakan-akan mereka bukan manusia," imbuh dia.

Ali belum memastikan akan maju melalui jalur independen atau diusung partai politik.

Dia mengaku, kalau maju melalui jalur independen dengan syarat 525 ribu KTP itu bisa didapatnya dengan mudah.

Bahkan 1 juta KTP pun bisa didapatnya dari umat.

"Kalau untuk independen kita sudah satu juta lebih. Tapi kita tetap ikut konvensi gubernur muslim Jakarta," katanya.

Ali mengklaim dapat dengan mudah mengalahkan Ahok di Pilkada.

Dia berpandangan Ahok memiliki kelemahan dari segi komunikasi.

"Ahok lemah semua-semuanya, dari komunikasi juga kinerja. Lagian kinerja dia tidak bagus-bagus banget. Cuma karena blow-up media yang kebangetan dan ini sudah dipahami warga Jakarta," ungkap dia.

"Saya harus mengalahkan Ahok. Ahok dari bukan siapa-siapa, dia bisa jadi gubernur. Saya ini dari kecil sampai besar di Jakarta. Punya jaringan umat yang cukup luas, kenapa tidak bisa jadi gubernur?" lanjut dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, para tokoh Islam membuka Konvensi Gubernur Muslim Jakarta untuk menjaring calon pemimpin Jakarta menandingi Ahok.

Konvensi ini diinisiasi Imam Besar FPI Rizieq Syihab, Sekjen FUI KH M Al-Khaththath, Zein bin Sumaith selaku Ketua Umum PP Rabithah Alawiyah, KH Maulana Kamal Yusuf selaku Rois Suriah PWNU DKI Jakarta, dan lainnya.

KH Fahrurrozy Ishaq selaku ketua dewan pemilihan konvensi menjelaskan gerakan itu dilatarbelakangi keinginan umat Islam akan hadirnya gubernur dan wakil gubernur dari kalangan Muslim.

Ketua Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah, Riezieq Syihab, mengatakan, Konvensi Gubernur Muslim DKI Jakarta merupakan bentuk perlawanan secara politik umat Islam menolak kepemimpinan Ahok.

sumber: Dennis Destryawan/kompas.com
Loading...

Related Posts