Pertaruhan Ahok Jelang Pilkada DKI: Singkirkan PDIP, Maju Independen Gandeng PNS

shares |

AMIMAZDA.COM - Pertaruhan Ahok Jelang Pilkada DKI: Singkirkan PDIP, Maju Independen Gandeng PNS, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, memastikan akan menggandeng Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

Pertaruhan Ahok Jelang Pilkada DKI: Singkirkan PDIP, Maju Independen Gandeng PNS

Per hari ini, Senin (7/3/2016), pria yang akrab disapa Ahok tersebut menegaskan bila dirinya akan maju melalui jalur independen.

Ahok akan didukung Teman Ahok dan Partai NasDem.

Hingga saat ini, 770.867 Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga Jakarta sudah dikumpulkan.
Namun, Teman Ahok akan kembali mengulang mengumpulkan KTP dari 0.

Pasalnya, pada formulir sebelumnya belum terdapat nama bakal calon wakil gubernur.

Sehingga, per hari ini, Teman Ahok mencantumkan nama Heru pada formulirnya.
"Sekarang saya putuskan untuk ikut Teman Ahok. Saya tidak mau anak muda ini kecewa," kata Ahok di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (7/3/2016).

Sesuai Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2015 tengan Pencalonan Kepala Daerah, Penutupan pendaftaran calon indepen pada Juli 2016.

Syarat mencalonkan diri di Pilkada DKI sesuai ketentuan Komisi Pemilihan Umun (KPU), yakni 7,5 persen dari jumlah pemilih atau setara dengan 532.210 orang.

Sehingga Teman Ahok mempunya waktu empat bulan lagi untuk mengumpulkan KTP.
"Kalau memang nasib saya tidak bisa maju lagi, ya sudah," kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Sementara itu, Juru Bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas, membenarkan bahwa pihaknya akan mengumpulkan KTP dan mengisi formulir bakal calon wakil gubernur dengan nama Heru Budi Hartono.

"Kemarin kami ke rumah Pak Ahok sudah ada Pak Heru. Pak Ahok intinya mau, tetap persyaratannya, Teman Ahok bisa mengumpulkan satu juta dukungan," ujar Amalia saat dihubungi.
Loading...

Related Posts