Bertemu Presiden Jerman, Jokowi Bahas Hukuman Mati

shares |

Bertemu Presiden Jerman, Jokowi Bahas Hukuman Mati

AMIMAZDA.COM - Dalam kunjungan resmi ke Jerman, Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Presiden Republik Federal Jerman, Joachim Gauck, Senin, 18 April 2016, di Kantor Presiden Republik Federal Jerman.

Kunjungan Presiden Jokowi kali ini dalam rangka kerja sama di bidang ekonomi perdagangan, investasi, dan peningkatan kerja sama pendidikan vokasional. Kedua Presiden melakukan tukar pikiran mengenai berbagai macam isu. Seperti isu perdamaian dan keamanan di masing-masing kawasan serta hukuman mati.

Terkait hukuman mati, Jokowi meminta Jerman dapat memahami situasi Indonesia. Pasalnya, saat ini dalam kondisi darurat narkoba.

"Sekitar 40-50 warga Indonesia meninggal setiap hari akibat penggunaan narkoba," ujar Jokowi seperti disitat dari laman setkab.go.id, Selasa (19/4/2016).

Jokowi menjelaskan, hukuman mati masih menjadi bagian hukum positif di Indonesia. Tapi, dia menjamin hukuman mati tak dilakukan semena-mena.

"Pelaksanaan dilakukan dengan sangat hati-hati dan hak-hak hukum dijamin secara penuh," kata dia.

Sementara mengenai isu perdamaian dan keamanan di masing masing kawasan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan, Indonesia merupakan contoh dimana Islam, demokrasi dan toleransi dapat berjalan seiring. Sebagai negara muslim terbesar, Indonesia mampu mengembangkan demokrasi dan juga toleransi.

Mengenai Laut China Selatan, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut. Dan tidak akan ada negara yang diuntungkan jika kawasan itu menjadi kawasan yang tidak stabil.

Presiden Gauck menilai Jokowi merupakan presiden yang progresif yang mampu membawa Indonesia maju secara politik dan ekonomi. Dia juga menghargai peran Indonesia dalam berkontribusi perdamaian di Timur Tengah.

Di akhir pembeciraan, Presiden Jokowi menyampaikan undangan kepada Presiden Gauck untuk dapat berkunjung ke Indonesia guna meningkatkan dan mempererat hubungan serta kerja sama di antara kedua negara.

Dalam pertemuan ini, Presiden Jokowi didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

(MBM/mertotvnews.com)
Loading...

Related Posts