Delapan Spanduk Kampanye Pilgub Sanusi Dicopot

shares |

Delapan Spanduk Kampanye Pilgub Sanusi Dicopot

AMIMAZDA.COM - Jakarta, Kabar terkait penangkapan Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Mohamad Sanusi dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (31/3/2016) malam mengejutkan seluruh pihak.

Pasalnya, Bang Uci - sapaan Mohammad Sanusi, merupakan bakal calon Gubernur dalam Pilgub 2017 mendatang.

Seiring dengan beredar luasnya kabar penangkapan tersebut, berbagai komentar miring atas Bang Uci pun disampaikan masyarakat lewat media sosial.

Tidak terkecuali dengan laporan masyarakat terkait munculnya beberapa atribut kampanye berupa spanduk dukungan Bang Uci untuk menjadi DKI 1 (Gubernur DKI Jakarta-red).

Tercatat ada sebanyak delapan buah spanduk yang terpampang di sejumlah jalan wilayah Menteng, Jakarta Pusat seperti Jalan Agus Salim, Jalan Sumatra dan Jalan Wahid Hasyim.

Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, Satpol PP Jakarta Pusat pun segera turun dan mencopot seluruh spanduk bertuliskan 'Bang Uci #TemanKitaSemua!' pada Jumat (1/4/2016).

Penurunan spanduk dukungan tersebut diungkapkan Manpol PP Kecamatan Menteng, Charles Siahaan tidak terkait dengan kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Bang Uci.

Pencopotan spanduk tersebut senyatanya lantaran dinilai telah menyalahi Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Jadi bukan terkait penangkapan, pencopotan spanduk murni karena melanggar Perda. Karena semuanya diikat di area fasos-fasum (fasilitas sosial-fasilitas umum-red), nggak enak juga dilihat, ganggu estetika," jelasnya.

Terkait penertiban atribut kampanye tersebut, Kasatpol PP Jakarta Pusat, Iyan Sopiyan Hadi menyebutkan pihaknya akan menertibkan seluruh atribut kampanye, partai ataupun organisasi masyarakat (ormas-red) yang terpasang tidak semestinya.

Seluruh atribut yang terjaring disampaikannya akan disita untuk dimusnahkan di gudang milik Satpol PP DKI Jakarta, Cawang, Jakarta Timur.

"Pengawasan akan terus kita lakukan, apalagi Pilgub sudah sebentar lagi. Mulai dari pertengahan tahun (2016-red) sampai tahun depan (2017-red) diperkirakan akan ramai kampanye liar, karena masing-masing calon gubernur akan aktif memasang spanduk, bendera sampai menempel stiker dukungan di fasos-fasum," tutupnya menambahkan.

sumber: Hendra Gunawan/tribunnews.com
Loading...

Related Posts