PBNU: Nabi Muhammad Tak Ajarkan Pendirian Negara Islam, Tapi mengajarkan Berlaku adil kepada Masyarakat

shares |

PBNU: Nabi Muhammad Tak Ajarkan Pendirian Negara Islam, Tapi mengajarkan Berlaku adil kepada Masyarakat

AMIMAZDA.COM - PBNU: Nabi Muhammad Tak Ajarkan Pendirian Negara Islam, Tapi mengajarkan Berlaku adil kepada Masyarakat, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj mengungkapkan salah satu ajaran dari Nabi Muhammad yang perlu diteladani oleh umat Islam di Indonesia dalam konteks kehidupan bernegara. Said menyampaikan, selama memimpin, Muhammad lebih menitikberatkan pada aspek keadilan bukan agama.

"Nabi Muhammad tidak mengajarkan mendirikan negara Islam, tidak juga negara Arab tapi mengajarkan berlaku adil kepada masyarakat Madinah tanpa membedakan Arab-non Arab, muslim- non muslim. Di situ tugas kita (umat Islam) mensyiarkan ajaran beliau," kata Said dalam siaran persnya, Sabtu, 9 April 2016.

Karena itu, ia pun meminta umat Islam di Indonesia khususnya para warga NU untuk mengedepankan sikap adil dan toleransi, baik untuk umat Islam sendiri maupun umat beragama lain.
"Karena, kunci keberhasilan NU dalam membantu pemerintah yaitu menerapkan sikap tasamuh, tawazun, tawasuth. Ketiganya merupakan landasan untuk tercapainya cita-cita besar pendiri NU dalam menjaga dan membangun negeri ini," katanya lagi. (Baca: NU Dukung Ahok Jadi Gubernur DKI)

Said juga mengajak umat untuk menyebarkan Islam yang rahmatan lil alamin yakni ajaran yang lebih mengedepankan nilai tolenasi dan moderat. "Sebagai umat Islam, kita memiliki kewajiban untuk terus melakukan dakwah tentang pentingnya toleransi antar umat di negeri ini," ungkap Kiai Said.

Sekedar diketahui, Said menyampaikan petuahnya itu saat menghadiri Haul Akbar KH Bisri Syansuri ke-37 dan Haul Nyai Haji Nur Chodijah ke-62 di Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang, Jawa Timur, belum lama ini. Turut hadir dalam acara itu antara lain, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, Menteri Desa, Pembangungan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar, Menristek Dikti M Nasir dan Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf. (Baca juga: NU Dukung Pembubaran FPI)
Loading...

Related Posts