Saat Lulung 'Jual Diri' ke seluruh parpol demi Lengserkan Ahok di DKI

shares |

Saat Lulung 'Mengemis' ke seluruh parpol demi Lengserkan Ahok di DKI

AMIMAZDA.COM - Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana alias Haji Lulung bersemangat sekali untuk menggeser Ahok dari kursi Gubernur DKI Jakarta pada periode berikutnya. Orang yang disebut-sebut nomor satu di Tanah Abang ini pun melangkahkan ke beberapa partai politik demi melancarkan aksinya.

Belum lama ini, Lulung yang juga Ketua DPW PPP DKI Jakarta itu mendaftarkan diri ke PDIP. Lulung bahkan datang langsung ke kantor DPD PDIP DKI di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, untuk mengambil formulir.

"Saya baru mendaftar, saya lihat syarat-syaratnya," kata Lulung di lokasi, Jakarta, Kamis (14/4) lalu.

Lulung mengaku siap untuk melengkapi segala persyaratan yang telah diatur PDIP. Dia akan menyerahkan berkas dalam waktu secepatnya.

"Kita mau jadi kepala daerah untuk Jakata, saya yakin syaratnya enggak berat. Secepatnya akan saya lengkapi," jelasnya.

Lulung menambahkan, bukan tanpa sebab dirinya turut mendaftar melalui PDIP. Pertama, platform PDIP nasionalis dan religius. "Saya nasionalis, dan saya mencerminkan religius juga," ucapnya.

Lulung membantah bila dia tidak percaya diri maju melalui PPP. Ketua DPW PPP DKI ini menegaskan, partainya sudah dipastikan merestuinya untuk maju sebagai calon gubernur.

"Soal pede itu temen-temen tahu, yang diminta undang-undang 22 kursi atau 15 persen perolehan suara. Maka saya cari temen seperti partai lain, hanya PDIP yang bisa mencalonkan sendiri," tuturnya.

Namun ambisinya menggantikan Ahok tak sampai situ saja. Agar impiannya terwujud, Lulung mengaku giat mengikuti setiap penjaringan yang akan digelar semua partai politik.

"Siapa yang membuka pendaftaran, saya akan ikut. Kalau Gerindra buka, saya ikuti. Saya belum ke sana nanti tim saya yang urus," kata Lulung di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (16/4).

Lulung ini juga mengklaim, manuvernya itu telah mendapat persetujuan dari Ketua Umum Djan Faridz. "PPP sudah nyalonin saya dari partai yang sah mencalonkan saya," ucapnya.

Saking besarnya keinginan Lulung menduduki tampuk orang nomor satu di Jakarta, Lulung sampai rela dicalonkan dan diusung menjadi cagub ataupun cawagub dari partai politik.

Menurut Lulung, menjadi DKI 1 bukan hanya sekedar ambisi, melainkan karena ingin berkontribusi dalam meningkatkan percepatan pembangunan di Jakarta.

"Persoalan keputusan siapa cagub-cawagub persoalan mereka, di tingkat nasional berembuk, dicalonkan cagub cawagub Alhamdulillah, enggak dicalonkan Alhamdulillah. Karena hasil interview yang penting bagaimana percepatan pembangunan," tegasnya.

[hhw/merdeka.com]
Loading...

Related Posts