Sunny buka suara, bantah jadi perantara M Sanusi dan Agung Podomoro

shares |

Sunny buka suara, bantah jadi perantara M Sanusi dan Agung Podomoro

AMIMAZDA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) mencekal Sunny Tanuwidjaja dalam kasus dugaan suap pembahasan raperda tentang zonasi reklamasi pantai utara Jakarta. Dalam kasus ini, anggota DPRD DKI M Sanusi dan bos Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja sudah ditahan dan ditetapkan tersangka oleh KPK.

Belakangan oleh pengacara M Sanusi disebutlah nama Sunny Tanuwidjaja sebagai perantara praktik suap antara pengembang dan DPRD DKI. Sunny yang selama ini belum pernah muncul ke publik akhirnya buka suara. Usai bertemu Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Sunny menampik bahwa dirinya yang berperan besar mempertemukan DPRD dengan pengembang.

"Sebenarnya kalau antara pengusaha dengan DPRD ya, mereka sudah saling kenal kok. Bahkan lebih dulu sebelum ada saya. Sebelum saya kenal pengusahanya, sebelum kenal dengan DPRD-nya, mereka sudah saling kenal," kata Sunny di Balai Kota, Jakarta, Senin (11/4).

Dia menyebut pihak DPRD sudah lebih dahulu kenal dengan para pengembang ketimbang dirinya. Misalkan, Sanusi dengan bos Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja, hubungan antara keduanya sudah terjalin sejak 2004 saat Sanusi masih berbisnis properti.

"Misalkan kayak Pak Sanusi dan Pak ariesman, itu setau saya sejak 2004, Pak Sanusi kan sebelum DPRD pengusaha juga. Pernah ada kerjasama juga dengan APL," terangnya.

"Jadi memang hubungan mereka udah lama dan sebenarnya enggak perlu saya untuk kenal untuk bicara gitu," sambung Sunny.

Namun, saat ditanya perantara antara Ahok dengan pengembang, Sunny membenarkan. Alasannya, para pengembang proyek reklamasi pulau merasa sungkan berbicara langsung dengan Ahok.

"Tapi kalau soal penghubung mereka (pengusaha) dengan Pak Gubernur, iya. Karena mereka ingin kasih masukan, sungkan dengan Pak Ahok, enggak tau time-ingnya kapan yg tepat kadang-kadang via saya. Tapi ya kadang-kadang langsung juga," tegas Sunny.

sumber: [lia/merdeka.com]
Loading...

Related Posts