AHOK tolak Pinangan PARTAI GOLKAR

shares |

AHOK tolak Pinangan PARTAI GOLKAR

AMIMAZDA.COM - Jakarta: Partai Golkar berminat meminang Basuki Tjahaja Purnama untuk pilkada DKI Jakarta 2017. Pinangan itu ditolak pria yang akrab disapa Ahok itu.

Niat Golkar meminang bukan tanpa syarat. Ahok harus memilih salah satu dari empat kader muda Golkar sebagai pendamping.

Tapi Golkar harus gigit jari. Ahok tak tertarik dengan tawaran yang diberikan partai berlambang beringin itu. Mantan Bupati Belitung Timur itu kadung menggandeng Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI, Heru Budi Hartono sebagai pendamping.

Ahok pun tetap dengan sikapnya semula. Setiap partai politik yang ingin meminangnya harus meminta izin kepada Teman Ahok.

"Nggak bisa lah, ke Teman Ahok dulu," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/5/2016) malam. 

Dukungan dari beringin kuning ini dilontarkan politikus Golkar Roem Kono. Roem mengatakan, partai beringin kuning membuka peluang mendukung Ahok di pilkada DKI 2017.

"Kalau Ahok itu sudah calon kita, kita ambil wakilnya dari Golkar. Nurul Arifin, Fayakhun Andriadi, Tantowi Yahya, Meutya Hafid. Bisa saja kalau Ahok memilih (wakilnya dari) kita. Kita punya kader muda energik," kata politikus Partai Golkar Roem Kono saat dihubungi, Rabu 25 Mei.

Roem menilai, Ahok bisa saja berubah pikiran dengan pasangan yang akan mendampinginya kelak. Sebab, kata dia, hingga saat ini belum ada keputusan resmi yang menyatakan Ahok dan Heru sebagai pasangan yang berlaga di Pilkada DKI Jakarta.

"Itu belum tahu. Dinamika politik berkembang terus. Tidak bisa menyatakan itu (Heru wakilnya Ahok), sebelum ada keputusan resmi," ungkap Roem.
Loading...

Related Posts