Demo antiPKI, massa malah sindir TNI masuk gorong-gorong sampai Ahok

shares |

Demo antiPKI, massa malah sindir TNI masuk gorong-gorong sampai Ahok

AMIMAZDA.COM - Ribuan massa antiPKI yang tergabung dalam Organisasi Islam dan Organisasi Kebangsaan, berdemo di depan Istana. Mereka meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak meminta maaf kepada Partai Komunis Indonesia (PKI).

Dalam seruannya, massa juga sempat menyanjung sikap Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu. Dia dipuji karena satu-satunya menteri di Kabinet Kerja yang dari awal menolak keras PKI hidup kembali.

"Alhamdulillah dalam pemerintah kita masih ada Menhan Ryamizard yang eksis dan tidak takut mati, dia siap dipecat, dimusuhi," ujar salah satu orator di depan Istana Negara, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (3/6).

Dia menuturkan, Indonesia merdeka karena perjuangan para syuhada yang menolak ditindas. Realitas hari ini, PKI hadir dengan ideologi penindas dan ingin memecah bela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Sekarang kita umumkan PKI adalah musuh Allah, mereka tidak suka NKRI bersatu. Jangan coba-coba PKI menghancurkan negeri ini wahai asing dan aseng yang mau menghancurkan kami. Kami akan lawan!" ujarnya.

Di dalam orasinya, massa juga meneriakkan tentara hadir di bumi pertiwi bukan untuk menindas. Massa sempat menyindir, upaya TNI yang membersihkan kabel di gorong-gorong.

"Tentara bukan untuk masuk ke gorong-gorong, tentara bukan untuk cari kabel di gorong-gorong, yang masuk ke gorong-gorong itu kodok. Siapa majikan kodok? Pasti kalian tahu," ujar dia.

Menanggapi teriakan orator, massa menjawab dengan semangat. "Majikan kodok itu Ahok." 

"Kita tidak ingin negeri ini dikuasai China. Hidup mulia atau mati syahid," jawab orator. (baca juga: Gubernur Aher Gandeng TNI Bersihkan Lautan Sampah Citarum)

[lia/MERDEKA/AMIMAZDA.COM]
Loading...

Related Posts