Kasus Korupsi Reklamasi, KPK Duga Ada Aliran Duit Suap ke Anggota DPRD DKI

shares |

Kasus Korupsi Reklamasi, KPK Duga Ada Aliran Duit Suap ke Anggota DPRD DKI

AMIMAZDA.COM - Jakarta, KPK masih menaruh dugaan adanya aliran duit suap terkait pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) mengenai reklamasi di Teluk Jakarta. Dugaan aliran dana itu disebut mengarah kepada anggota DPRD DKI Jakarta.

"Kemungkinannya (dugaan aliran dana selain ke M Sanusi) masih ditelusuri dari pemeriksaan-pemeriksaan tapi kita belum firm apakah ada penerimaan-penerimaan lain itu," kata Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2016).

Sementara itu, penyidik KPK melakukan pemeriksaan pada 4 anggota DPRD DKI pada hari ini. Mereka adalah Hasibiallah Ilyas, Yuke Yurike, Bestari Barus, dan M Sangaji alias Ongen Sangaji.

Usai menjalani pemeriksaan, Ongen Sangaji membantah tentang dugaan aliran dana tersebut ke kantong anggota DPRD DKI selain M Sanusi. Ongen hanya mengaku ditanya penyidik KPK tentang tugas-tugasnya di Badan Legislasi DPRD DKI.

"Hanya tugas di Baleg yang saya ketahui. Siapa-siapa saja yang punya peran di Baleg. Enggak ada, enggak saya enggak dengar itu (soal aliran duit ke anggota DPRD selain ke M Sanusi)," ujar Ongen.

Penyidik KPK masih terus mengembangkan kasus yang telah menjerat 3 orang tersangka yaitu M Sanusi, Ariesman Widjaja, dan Trinanda Prihantoro tersebut. Untuk Ariesman dan Trinanda, penyidik bahkan telah merampungkan berkasnya dan segera dilimpahkan ke persidangan.

Dalam perkembangan penyidikan kasus tersebut, penyidik KPK juga mengusut tentang pertemuan antara pihak pengembang yaitu Sugiyanto Kusuma alias Aguan dengan para anggota DPRD DKI. Dalam pertemuan itu Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi hingga Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik disebut turut hadir di kediaman Aguan.

Penyidik KPK menduga pertemuan itu berkaitan dengan pembahasan Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Provinai Jakarta dan Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategia Pantai Utara Jakarta. Pembahasan dua raperda itu lah yang kemudian memunculkan suap antara Ariesman dengan M Sanusi yang berhasil diungkap KPK. 
(dhn/rvk/detik/amimazda.com)
Loading...

Related Posts