Muara Angke Banjir, AHOK: Tanya Pengacara dan aktivis yang melarang saya membongkar Pasar Ikan!

shares |

Muara Angke Banjir, AHOK: Tanya Pengacara dan aktivis yang melarang saya membongkar Pasar Ikan!

AMIMAZDA.COM - Air laut merendam pesisir Jakarta dalam tiga hari belakangan. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menanggapi kejadian itu dengan sindiran terhadap pihak-pihak yang menentangnya untuk menertibkan kawasan Pasar Ikan.

"Makanya, jangan tanya saya dong. Tanya sama pengacara, sama aktivis yang melarang saya membongkar Pasar Ikan," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (7/6/2016).

Ia mengatakan, saat hujan turun deras, airnya akan masuk ke Waduk Pluit. Di Waduk Pluit memang sudah dibangun tanggul setinggi 3,8 meter. Namun, tanggul di arah Muara Baru dan Pasar Ikan belum dibangun.

Ahok mengatakan, sikapnya yang ngotot menertibkan kawasan Pasar Ikan adalah untuk meninggikan Jalan Muara Baru Raya dan Gedung Panjang.

"Jadi, yang kemarin kami bongkar Pasar Ikan itu dalam rangka meninggikan karena posisi pompa sama tanggulnya dia hanya dua meter lebih. Kami nih mesti bikin 3,8 meter. Kalau tanggulnya pendek, air laut masuk, tidak akan berguna pompanya," ujar Ahok.

Ia menegaskan, dirinya tidak hendak membongkar Masjid Luar Batang atau Kampung Luar Batang seperti yang dituduhkan, tetapi menggusur orang-orang yang menduduki tanggul di Pasar Ikan.

"Tetapi, kan ada pengamat yang hebatlah, anggota Dewan yang hebat, pengacara hebat, dan calon gubernur hebat yang bilang tidak boleh (gusur)," kata Ahok.

Setelah penertiban di Pasar Ikan, sejumlah pihak memang sempat mengunjungi warga dan membela mereka, antara lain aktivis Ratna Sarumpaet, anggota DPR RI Tantowi Yahya, hingga anggota DPRD DKI Jakarta. Bakal calon gubernur DKI Yusril Ihza Mahendra menjadi pengacara yang vokal membela warga Luar Batang.

Jumat malam pekan lalu tanggul di Pantai Mutiara, Penjaringan, jebol. Air laut pun membanjiri rumah-rumah elite di kawasan itu. Hari Sabtu malam kejadian yang sama terjadi di Muara Angke.

Air pasang yang tinggi merendam empat RT di RW 11 dan sejumlah jalan utama di Kompleks Pelabuhan Muara Angke.

Akibat tingginya air pasang, pagar pembatas pelabuhan sepanjang 20 meter ambruk. Air setinggi 1 meter melimpas dan menggenangi permukiman padat tersebut hingga Senin kemarin
Loading...

Related Posts