Kata AHok Soal Dugaan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi Jadi Perantara Suap Reklamasi

shares |


AMIMAZDA.COM - JAKARTA, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama enggan mengomentari detail perihal dugaan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menjadi perantara suap reklamasi Teluk Jakarta. Ia menyerahkan hal tersebut kepada pengadilan.

"Saya enggak tahu. Kalau sudah masuk hukum, saya enggak tahu," kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Basuki pun baru mengetahui hal tersebut setelah membaca berita online.

"Saya juga cuma tahu dari berita," kata Basuki.

Prasetio diduga bertindak sebagai perantara suap dari perusahaan pengembang properti kepada sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta.

Suap tersebut diduga terkait percepatan pembahasan Rancangan Perda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta (RTRKSP). Dugaan tersebut muncul dalam rekaman percakapan antara Manajer Perizinan Agung Sedayu Group, Saiful Zuhri alias Pupung dengan anggota DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi, pada 17 Maret 2016.

Rekaman itu diperdengarkan dalam sidang lanjutan Ariesman Widjaja, mantan Direktur Utama PT Agung Podomoro Land dan asistennya, Trinanda Prihantoro, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu ini. (Baca: Rekaman Ungkap Dugaan Prasetio Edi Marsudi Jadi Perantara Suap Pengembang)
Loading...

Related Posts