Natuna akan Menjadi Pasar Ikan Terbesar Didunia setelah Tokyo

shares |

Natuna akan Menjadi Pasar Ikan Terbesar setelah Tokyo

AMIMAZDA.COM - Jakarta: Pemerintahan Jokowi-JK sangat gencar mendorong kekuatan maritim Indonesia, salah satunya industri maritim. Bahkan pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman bertekad menjadikan Indonesia pasar ikan terbesar di dunia.

Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli mengatakan demikian sebab melihat potensi dan keanekaragaman ikan yang sangat banyak di wilayah Natuna. Saat ini memang pasar ikan terbesar adalah Tokyo, Jepang. Namun, Indonesia memiliki mimpi kalau Natuna bisa menjadi pasar ikan kedua terbesar setelahnya.

"Kita ingin Natuna jadi pasar ikan terbesar kedua di dunia setelah Tokyo," kata Rizal Ramli dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (13/7/2016).

Rizal menjelaskan salah satu menjadikan impian tersebut terealisasi adalah dengan membuat tempat pelelangan ikan di Natuna. Pelelangan tersebut nantinya akan difasilitasi langsung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Nanti kita bikin tempat lelang ikan di Natuna. Ini akan difasilitasi oleh KKP," ujar Rizal.

Selain itu, pemerintah berencana dengan adanya pasar tersebut bukan hanya memberikan dampak baik kepada masyarakant. Tapi juga dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Perindo dan Perinus.

"Kita juga ingin membesarkan dua BUMN kita, yaitu Perindo dan Perinus. Kita betul-betul ingin kapasitas tangkap nasional kita makin besar," jelas Rizal.

Sementara itu, Sekjen KKP, Sjarief Widjaja menuturkan yang pertama akan dilakukan adalah mengizinkan nelayanan-nelayan yang mencari ikan di utara Jawa bisa menangkap ikan di Natuna. Kemudian, mengembangkan budi daya komoditas perikanan.

"Yang pertama, kita ingin nelayan-nelayan di utara Jawa bisa nangkap di Natuna dan menjual ikan di Selat Lampa. Yang kedua adalah budi daya, komoditasnya adalah napoleon, kerapu, dan rumput laut," imbuh Sjarief.

Dia melanjutkan, rencananya juga akan dibuat dan dikembangkan semacam wisata bahari kelas premium yang bekerja sama langsung dengan Kementerian Pariwisata, Pulau Senoa.

"Yang ketiga, kita akan bekerja sama dengan Kemenpar di Pulau Senoa. Kita kembangkan fasilitas untuk wisata bahari di sana untuk menjadikan pulau tersebut menjadi wisata yang premium," pungkas Sjarief.


(AHL/METROTVNEWS/AMIMAZDA.COM)
Loading...

Related Posts