Toilet DPRD Rusak, Lulung: BPK Harus Audit Sekwan dan Dinas Perumahan

shares |

Toilet DPRD Rusak, Lulung: BPK Harus Audit Sekwan dan Dinas Perumahan

AMIMAZDA.COM - JAKARTA: Toilet DPRD Rusak, Lulung: BPK Harus Audit Sekwan dan Dinas Perumahan, Rusaknya toilet dan sejumlah fasilitas di Gedung DPRD DKI Jakarta membuat para legislator yang berkantor di Jalan Kebon Sirih, Jakarta geram.

Anggota DPRD mendesak agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat melakukan audit khusus terhadap anggaran Sekretariat DPRD dan Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta. Terutama untuk mata anggaran rehab gedung.

Pasalnya, gedung yang masih terbilang baru. Kemudian anggaran perbaikannya selalu ada setiap tahun. Nilainya juga cukup fantastis.

Menurut anggota Komisi D DPRD DKI Prabowo Soenirman, BPK dan Inspektorat DKI harus mengaudit pihak yang mengajukan anggaran rehab Gedung DPRD.

Adapun yang berwenang mengajukannya yakni, pihak Sekretariat Dewan dan Dinas Perumahan. Selain itu proses lelang dan pekerjaan rehabnya juga perlu ditelusuri, siapa saja yang terlibat dan ikut menikmati anggaran untuk toilet rusak itu.

"Ya perlu juga diaudit itu (Sekwan dan Dinas Perumahan). BPK dan Inspektorat harus audit," kata Prabowo Soenirman.

Meski demikian, Politikus Gerindra itu menyebutkan, bahwa saat ini kondisi Gedung DPRD memang dalam keadaan yang kurang baik.

"Bangunannya banyak yang nggak bener tahun ini. Dan perlu direhab gitu. Tapi kalau nilai (anggaran) itu terlalu tinggi ya. Itu yang harus diperhatikan," tambahnya.

Senada dengan Soenirman, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana.

Dikatakannya berkali-kalinya anggaran rehab gedung DPRD dianggarkan, tapi hasilnya tetap saja ada yang rusak, maka BPK dan Inspektorat DKI harus mengaudit pihak Sekwan dan Dinas Perumahan DKI.

"Saya setuju harus diaudit (Sekwan-Dinas Perumahan, red)," tuturnya.

Seperti diketahui, 2014 lalu Sekwan DKI menganggarkan Rp 28 miliar untuk memperbaiki dinding toilet DPRD yang dinilai tidak layak pakai.

Tahun ini Sekretariat DPRD DKI Jakarta kembali berencana melakukan rehab berat dua Gedung DPRD. Padahal, kedua gedung itu terbilang baru

Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD DKI Jakarta, Suprapto mengatakan dalam waktu dekat, pihaknya memiliki rencana untuk mengajukan beberapa instalasi yang perlu diperbaiki, seperti instalasi AC, listrik, dan plafon.

"Rehab berat diusulkan di anggaran perubahan karena banyak kerusakan. Karena saling terkait (instalasinya) satu sama lain," katanya. (uya/JPG/AMIMAZDA.COM)
Loading...

Related Posts