17 Agustus 2016, Ketika Merah Putih Pertama Berkibar di Pulau Karimata

shares |

17 Agustus 2016, Ketika Merah Putih Pertama Berkibar di Pulau Karimata

AMIMAZDA.COM - Kepulauan Karimata - Traveling di Hari Kemerdekaan, traveler bisa belajar banyak. Di Kepulauan Karimata, Kalimantan Barat, kita bisa menyaksikan upacara 17 Agustus yang kali pertama diadakan.

Di banyak kota besar di Indonesia, upacara 17 Agustus lumrah dilakukan oleh banyak institusi pendidikan hingga pemerintah. Namun bagi saudara kita yang hidup di barisan pulau terpencil atau terluar Indonesia, upacara 17 Agustus bisa diibaratkan sebagai kemewahan atau hanya sekedar angan belaka.

Berada jauh dari ibukota Indonesia atau provinsi terdekat, membuat saudara kita di pulau seakan terasing dari jamahan pemerintah. Tak usah jauh-jauh membayangkan upacara 17 Agustus, listrik hingga sinyal komunikasi pun sangat terbatas. Miris memang, tapi itu lah salah satu gambaran kondisi dari anak bangsa di Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Atas undangan dari Kemenkomaritim, detikTravel pun berkesempatan untuk merayakan Hari Kemerdekaan di Desa Padang, Pulau Karimata lewat acara bertajuk Ekspedisi Nusantara Jaya Selat Karimata, Rabu (17/8/2016). Acara yang merupakan rangkaian dari persiapan Sail Karimata pada pertengahan Oktober tersebut juga dihadiri oleh Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid, Deputi Bidang SDM, Iptek & Budaya Maritim, Safri Burhanuddin serta ratusan pelajar dan mahasiswa setempat.

"Kita kan tujuannya naikin bendera d pulau terluar indonesia dan di sana mereka belum pernah, upacara 17 Agustus ya," ujar Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid.

Faktanya, masyarakat di Desa Padang memang belum pernah merayakan upacara 17 Agustus sebelumnya. Hari ini adalah upacara yang kali pertama, terlebih ada pemerintah dari pusat yang ikut hadir. Bertempat di lapangan bola Desa Padang, ratusan pelajar serta anggota Brimob hingga Basarnas turut hadir untuk menyaksikan sang merah putih berkibar.

"Ada pelajar yang dari sini, dan karena masyarakat di sini ada dari tiga desa, jadi ada dua desa yang gabung ke sini, antusias masyarakatnya sangat luar biasa, dan kami juga sengaja menghibur mereka," ujar Hildi.

Acara upacara pun berlangsung dengan khidmat. Paskibraka yang merupakan putra putri setempat pun tampak bergerak selaras. Upacara berpuncak pada pengibaran bendera merah putih sebagai penghormatan tertinggi.

Ketika sang Saka berdiri, para peserta upacara pun menaruh tangan kanan di kepala sebagai bentuk hormat. Lagu Indonesia Raya pun berkumandang di udara, diikuti oleh lagu Indonesia Raya. Sekilas tidak tampak beda, kecuali momennya yang baru perdana diadakan.

"Kita bisa lihat itu warga 500-an orang datang semua, Ini semua didukung oleh bupati," ujar Deputi Bidang SDM, Iptek & Budaya Maritim, Safri Burhanuddin.

Menyaksikan penduduk di Kepulauan Karimata yang merayakan upacara 17 Agustus, tentu membuat traveler semakin cinta akan Ibu Pertiwi. Usai upacara, perayaan pun dilanjutkan dengan lomba panjat pinang yang juga diramaikan oleh penduduk sekitar. Selamat Hari Kemerdekaan! (rdy/fay/detik/amimazda.com)
Loading...

Related Posts