3 Kali dapat WTP dari BPK, Kini KPK Resmi Menetapkan Gubernur Nur Alam (NA) Sebagai Tersangka

shares |

3 Kali dapat WTP dari BPK, Kini KPK Resmi Menetapkan Gubernur Nur Alam (NA) Sebagai Tersangka

AMIMAZDA.COM - KPK resmi menetapkan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam (NA) sebagai tersangka dugaan suap. Kasus yang menjerat Nur Alam yakni terkait pemberian izin pertambangan yang tidak sebagaimana mestinya. 

"Kita menemukan tindak pidana korupsi dalam sejumlah izin usaha pertambangan di Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2009-2014, penyidik KPK telah menemukan dua alat bukti dan sedang diperbanyak lagi sekarang, menetapkan NA Gubernur Sulawesi Tenggara sebagai tersangka," kata Pimpinan KPK Laode M Syarif saat menggelar konferensi pers di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (23/8/2016).

"Tersangka NA ini diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi," jelasnya.

Akibat perbuatannya, Nur Alam yang merupakan kader PAN Sultra disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU no 31 tahun 1999 tentang tindak pidana pemberantasan korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU no 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sulawesi Tenggara adalah salah satu Daerah Tingkat I yang menyandang penilaian BPK Wajar tanpa pengecualian 3 kali berturut turut, bagaimana ini bisa terjadi, sementara jelas penyelewengan yang dilakukan adalah perijinan didunia pertambangan, yang jelas jelas merupakan sektor paling mencolok dan paling mudah menemukan penyelewengan atau ketidak wajaran prosesnya.
Loading...

Related Posts