Jokowi: Saya Ingin Ekonomi Naik Sedikit Demi Sedikit, Tapi Tidak Turun

shares |

Jokowi: Saya Ingin Ekonomi Naik Sedikit Demi Sedikit, Tapi Tidak Turun

AMIMAZDA.COM - Jakarta -Perekonomian Indonesia berada dalam tren perlambatan sejak beberapa tahun terakhir. Namun diyakini, titik terendahnya terjadi pada 2015. Tahun ini, diharapkan sudah ada kenaikan, meski tidak signifikan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan, perlambatan ekonomi sebenarnya sudah terasa sejak empat tahun silam. Pasca harga komoditas, khususnya pertambangan dan perkebunan, secara perlahan mulai turun.

"Sejak 2011 kita turun, turun, turun. Negara lain juga begitu. Sehingga 2015 pada kondisi hanya 4,79%," terangnya di depan pengusaha yang tergabung dalam Ikatan Senior HIPMI Indonesia pada acara Dialog Nasional di Hotel Raffles, Jakarta, Jumat (26/8/2016).

Pada kuartal I-2016, ekonomi mampu tumbuh 4,91% atau di atas rata-rata realisasi perekonomian pada 2015. Kemudian kuartal II naik lagi menjadi 5,18%.

"Kuartal III dan seterusnya saya harapkan naik sedikit-sedikit, jangan turun," ujar Jokowi.

Akan tetapi, dengan realisasi tersebut, Indonesia masih jauh lebih baik dibandingkan banyak negara berkembang lainnya. Di mana cuma mampu tumbuh sekitar 1%, bahkan ada yang sudah mengalami resesi.

"Pertumbuhan ekonomi, negara dekat kita. Turun 1%, turun 1,8% bahkan ada yang sudah minus. Kondisi kita paling berat memang tahun kemarin," jelasnya.

Negara dengan pertumbuhan tinggi saat ini memang masih dipegang oleh China. Meskipun sudah menurun cukup drastis, dari yang tadinya 10% menjadi sekitar 6%. Kemudian adalah India.

"Kalau dibandingkan negara lain, posisinya seperti ini pada kuartal yang sama. India memang (masih tinggi) karena investasi yang masuk luar biasa. China turun jadi 6,7%," papar Jokowi.

Jokowi yakin, bila semua unsur di negara ini dapat bergerak cepat, maka semua tantangan dapat dihadapi. Ekonomi bisa tumbuh tinggi dan kemiskinan dapat segera teratasi.

"Kita negara besar, kekayaan besar, Sumber Daya Manusia (SDM) juga nggak kalah. Jangan masuk dalam keragu-raguan. Sekarang ada tantangan, begitu kita masuk dengan serius pasti menang," imbuhnya.
(mkl/drk/detik/amimazda.com)
Loading...

Related Posts