Saat HUT RI- 71, 14 Kabupaten di Papua dan Papua Barat Dapat Kado Istimewa Dari PLN

shares |

14 Kabupaten di Papua dan Papua Barat Dapat Listrik Saat HUT RI- 71

AMIMAZDA.COM - Sebanyak 14 kabupaten di Provinsi Papua dan Papua Barat masih belum mendapatkan pelayanan listrik PLN. Sebelumnya, 14 kabupaten tersebut mendapatkan program kelistrikan dari Pemda setempat. Saat HUT ke-71 RI, 14 wilayah tersebut akan teraliri listrik.

Sebanyak 14 kabupaten itu adalah Yahokimo, Puncak Jaya, Yalimo, Mambramo Tengah, Membramo Raya, Intan Jaya, Lanny Jaya, Tolikara, Puncak, Deiyai, Pegunungan Arfak, Raja Ampat, Tambrauw, dan Teluk Wondama. Pada hari kemerdekaan nanti, PLN akan me-launching 3 Pembangkit listrik tenaga diesel di Papua.

"Sudah dilakukan Serah Terima Operasi (STO) sistem kelistrikan yang ada di daerah tersebut kepada PLN. Karena adanya keinginan masyarakat dan tekad PLN untuk menerangi nusantara, ini juga tidak terlepas dari peran Pemda setempat untuk bersinergi dalam infrastruktur kelistrikan," ujar Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua, Haryanto W S, di PLN Pusat, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (15/8/2016).

Pada tahun 2016, PLN menargetkan 5 PLN yang akan dioperasikan. Sebanyak 3 PLTD yang akan beroperasi pada 17 Agustus nanti adalah di kabupaten Raja Ampat 5,097 kW, Kabupaten Pegunungan Arfak 1,950 kW, dan Kabupaten Teluk Wodama Waisor 5000 kW.

Di tahun yang sama, pada tanggal 27 Oktober direncanakan di kabupaten Yahukimo 2.520 kW, Kabupaten Deiyai 1.000 kW. Kelima PLTD yang akan diluncurkan memakan biaya investasi senilai Rp 56,2 miliar dan dana operasional Rp 55,7 miliar dengan calon pelanggan 7.390.

"Pada 17 Agustus ini kami sudah siap launching di Raja Ampat, pegunungan Arfak dan Teluk Odama. Untuk Deiyai setelah diskusi dengan Bupati masih minta persetujuan dengan Pemda. Insya Allah pada 27 Oktober saat hari listrik nasional ya listrik bisa menyala," ujar Haryanto.

Sembilan dari 14 kabupaten yang belum dialiri listrik dari PLN rencananya akan dilakukan pada 2017. Total investasi untuk membangun 9 PLTD di kabupaten lainnya senilai Rp 99,7 miliar atau total dengan 5 kabupaten yang diluncurkan tahun ini ada Rp 156 miliar.

"Kondisi 14 kabupaten ini sebagian ada yang nyala 6 jam, 12 jam dan 24 jam. Mulai Januari kami bentuk tim khusus untuk mensurvei ke 14 kabupaten kota dan bertemu bupati dan DPRD setelah perjuangan panjang akhirnya bisa," ujarnya.
(drk/drk/detik/amimazda.com)
Loading...

Related Posts