Belum Sempat Bulan Madu, Kakek Nasir Malah Ditahan Polisi Dan Istrinya Minta Cerai

shares |

Belum Sempat Bulan Madu, Kakek Nasir Malah Ditahan Polisi Dan Istrinya Minta Cerai

AMIMAZDA.COM - BONE - Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Pribahasa ini sangat cocok untuk kakek gaul dan kaya asal Desa Masago Kecamatan Patimpeng, Bone, Sulsel, H Nasir.

Belum hilang dari ingatan kita tentang sosok kakek tua bernama H Nasir, seorang kakek berumur 63 tahun yang mendadak jadi terkenal setelah mempersunting Milawati gadis berumur 18 yang ada di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, pada bulan Juli lalu.

Namun, belum lagi menikmati bulan madunya bersama sang isteri, nasib malang justru menimpa kakek pensiunan guru ini. Dimana Dia harus ditahan pihak Kepolisian lantaran telah menabrak pejalan kaki hingga Tewas.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari bonepos.com kakek Nasir ditahan pihak Satuan Lalu Lintas Polres Bone lantaran telah menabrak Nonci, 74 tahun, warga Dusun Parigi, Desa Pitung Pidange, Kecamatan Libureng pada Sabtu malam 27 Agustus 2016, lalu tepatnya sekira pukul 18.30 WITA.

Kapolsek Libureng AKP Makmur yang dikonfirmasi Bonepos.com, Sabtu siang, 3 September 2015, membenarkan, menurutnya, bahwa korban yang merupakan Imam Masjid di dusun setempat itu, menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, pada hari Kamis 1 September 2016, kemarin.

"Korbannya Imam Desa setempat, sebelumnya korban sempat dilarikan kerumah sakit di Makassar, namun nyawanya tidak tertolong lagi. Sementara itu saat ini pelaku, H.Nasir sudah diamankan dipolres bone untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut," tegasnya.

disisi lain Istrinya yang dinikahinya Senin (11/7/2016), meminta cerai. Mila enggan berkomentar banyak soal keinginannya itu. "Malaska ditanya-tanya tentang Aji Nasir, iya mauka cerai," ujar Mila via telepon Minggu (4/8/2016).

"Yang jelasnya tidak mau ma sama Aji, jelas mi to!”

Kabar perceraian keduanya beredar luas di kampung Milawati. Kepala Desa Suwa, Kecamatan Libureng, Salahuddin Bakri, juga mengetahui soal keinginan Mila.

"Kabar yang beredar di masyarakat katanya mau cerai karena H Nasir, saya bilang sewaktu ke rumahnya semoga masih bisa diperbaiki," ujar Salahuddin.

Kabar yang beredar penyebab perceraian adalah faktor ekonomi. Padahal H Nasir termasuk orang yang berada di kampungnya dengan mempunyai mobil Toyota Rush, rumah bertingkat, dan sawah yang luas.

Lantas apa kata Kakek Nasir?

Warga Desa Masago, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, itu tak menyangka dirinya ditimpa musibah hingga harus berpisah sementara dengan istrinya.

"Mau apa lagi nak, ini musibah bagi saya, saya langsung menyerahkan diri pas saya tahu korbannya meninggal, Saya malu kalau mesti dijemput polisi di rumah," tutur Haji Nasir dengan nada rendah kepada wartawan, Sabtu (3/9/2016).

Haji Nasir dijerat dengan pasal 310 ayat 4 juncto pasal 112 ayat 1, undang undang RI nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun penjara dan atau denda 12 juta rupiah.
Loading...

Related Posts