Jokowi Marah Besar soal "Dwell Time", Kapolri Bentuk Satgas Sasar Tiga Pelabuhan

shares |

Jokowi Marah Besar soal "Dwell Time", Kapolri Bentuk Satgas Sasar Tiga Pelabuhan

AMIMAZDA.COM - JAKARTA: Kapolri Jenderal Tito Karnavian membentuk tim satuan tugas penyelidik dugaan pelanggaran pada proses bongkar muat barang (dwell time) di pelabuhan. Satgas akan mensasar tiga pelabuhan di Indonesia untuk diselidiki apakah ada unsur pidana di dalam prosesnya. 

"Di Pelabuhan Belawan, Tanjung Perak, dan Makassar," ujar Tito di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (13/9/2016).

Pembentukan tim satgas itu merupakan buntut instruksi Presiden Joko Widodo untuk memperpendek waktu bongkar muat barang atau dwell time di seluruh pelabuhan di Indonesia.

Presiden mendapatkan laporan bahwa waktu bongkar muat barang di tiga pelabuhan itu masih jauh dari harapan, yakni sekitar enam hingga tujuh hari. Padahal, Presiden menginstruksikan agar waktu bongkar muat seharusnya cukup dua hari saja. 

Bahkan, Presiden mendapatkan laporan bahwa masih terdapat pungutan liar di tiga pelabuhan itu. Kecurangan juga dilaporkan terjadi. Misalnya, dari delapan crane yang ada, hanya digunakan satu crane dengan maksud meminta uang dari pengusaha agar petikemasnya segera dibongkar.

Tito melanjutkan, tim akan menyelidiki tiga tahap bongkar muat barang di tiga pelabuhan itu. Tahap pertama pre clearence. Tahap kedua custom clearence dan tahap ketiga yakni post clearence. 

"Apakah di pre clearence? Atau custom clearence? Atau post clearence? Jika barang sudah clear namun tidak dikeluar-keluarkan dengan macam-macam alasan dan ujung-ujungnya setoran, kami gebrak di situ," ujar Tito.

Tito mengatakan bahwa tim satgas ini hanya terdiri dari unsur Polri saja. Namun, ia tidak akan mempublikasikan bagaimana mereka bekerja atau siapa saja polisi yang terlibat di dalam satgas tersebut. Satgas akan bekerja secara senyap dan efektif.
Loading...

Related Posts