Mengenal Penemu Action Camera GoPro

shares |

AMIMAZDA.COM - Mengabadikan suatu momen yang berharga merupakan hal yang saat ini banyak dilakukan oleh masyarakat bahkan ketika sedang bosan, banyak orang yang seringkali melakukan selfie atau foto diri sendiri. Kamera juga menjadi barang yang wajib dibawa ketika berpergian bersama dengan teman untuk berlibur atau berpetualang. Namun, jika harus membawa kamera seperti DSLR yang membutuhkan tempat yang tidak sedikit, memberikan kesulitan sendiri sehingga saat ini action camera seperti GoPro menjadi pilihan.

Mengenal Penemu Action Camera GoPro


Memiliki ukuran yang mungil yang membuatnya dapat dibawa kemana saja, menjadi keunggulan kamera GoPro. Kesuksesan tersebut tidak lepas dari jasa seorang Nicholas Woodman. Pria kelahiran California, AS tersebut sukses meraup keuntungan yang besar dari hasil kamera yang ia ciptakan. Nicholas yang merupakan lulusan dari Universitas California tersebut mendirikan situs online produk elektronik namun akhirnya harus bangkrut karena mengalami banyak kerugian sebelum online shop tersebut genap setahun.

Nicholas Woodman pernah membangun perusahaan game di tahun 1999 dengan nama FunBug karena ia memiliki basic di bidang IT. Perusahaan yang dibangun dengan modal $3,9 juta tersebut akhirnya harus mengalami hal serupa seperti toko onlinenya. Nicholas akhirnya pindah ke Australia dengan tujuan untuk menenangkan diri dan sempat pindah ke Indonesia selama kurang dari 5 bulan. Pria yang memiliki hobi berselancar tersebut mendapatkan ide untuk dapat merekam kegiatannya saat berselancar. Ia kemudian memodifikasi sabuk yang dapat dipergunakan untuk mengikat kamera di papan selancarnya atau di lengannya. Ide tersebutlah yang akhirnya membuatnya untuk mengembangkan action camera yang membawa keuntungan besar untuknya.

Nicholas memutuskan untuk membeli 600 buah ikat pinggang di Bali sebelum akhirnya kembali ke Amerika untuk melakukan eksperimen. Nicholas bahkan mengasingkan diri di mobil VW combi tua yang jauh dari keramaian dan bekerja 12 jam sehari. Eksperimennya tersebut berbuah manis karena sabuk yang ia produksi berhasil terjual dengan harga $60 dolar di kalangan para peselancar. Dari sini, Nicholas mendapatkan ide untuk membuat kamera yang dapat dipergunakan untuk kegiatan outdoor dan untuk olahraga ekstrim ia membeli kamera dari Hotax (China) dengan harga $3.05 per buahnya dan mengutak-atik sehingga menjadi kamera GoPro.

Setelah mengubah kamera yang ia beli, akhirnya di tahun 2002, action camera GoPro diciptakan. Selang 2 tahun setelahnya dan dikembangkan, kamera yang dibeli dengan harga $3.05 per buah dari Hotax tersebut mempunyai banyak peminat hingga Nicholas dapat menjual produknya sebanyak 2,3 juta buah dengan pendapatan sekitar $521 juta. Kesuksesan dari kamera GoPro tersebut tidak lepas dari pengamatan perusahaan besar yang bernama Foxcom yang membeli saham GoPro sebanyak 8.88% atau senilai dengan $200 juta. Setelah Nicholas melepas saham GoPro ke publik, kekayaan yang ia miliki meningkat hingga $3.9 milyar dan membuatnya menjadi salah satu pengusaha muda tersukses.
Loading...

Related Posts