Sri Mulyani Bentak DPR: Kalau Ada Staf Saya Main Anggaran, Saya Copot Sekarang

shares |

Sri Mulyani Bentak DPR: Kalau Ada Staf Saya Main Anggaran, Saya Copot Sekarang

AMIMAZDA.COM - Jakarta -Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, sepertinya tidak kuat menahan emosinya dalam perdebatan panjang dengan anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sampai akhirnya kalimat bernada tinggi pun muncul dari mulutnya.

Rapat kerja ini sebenarnya membahas soal program pengampunan pajak atau tax amnesty, dan pemangkasan anggaran. Pada akhir rapat, kedua belah pihak harus menyepakati beberapa kesimpulan.

Dari Komisi XI muncul usulan yang berbunyi 'terkait dengan rencana pembangunan/proposal/aspirasi yang disampaikan pemda yang merupakan Dapil Anggota Komisi XI DPR RI kepada Kemenkeu. Komisi XI DPR RI meminta kepada Menteri Keuangan untuk mengkomunikasikan kepada anggota dari Dapil tersebut sesuai peraturan perundang-undangan'.

Sri Mulyani yang berada dalam posisi menolak terus dihadang pertanyaan oleh anggota Komisi XI. Salah satunya adalah dari Edison Betaubun, yang mempertanyakan keterlibatan Kemenkeu tentang penetapan belanja Kementerian/Lembaga (K/L) lain.

"Apakah Kemenkeu tidak terlibat dalam penetapan anggaran belanja K/L terkait pembangunan daerah?" tanya Edison dalam rapat kerja di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (31/8/2016).

Sri Mulyani menjelaskan, pihaknya tidak terlibat dalam pembahasan tersebut. Sebab itu menjadi kewenangan antara K/L dengan Komisi di DPR yang menjadi mitra kerjanya. Akan tetapi, Kemenkeu akan mendapatkan daftar program yang akan dijalankan.

Akan tetapi, ketika dalam APBN berjalan Presiden membutuhkan efisiensi, maka Kemenkeu berhak melakukan pemotongan untuk program-program tertentu. Ini yang sudah terjadi sekarang.

"Itu kami mampu untuk memotong. Tapi kalau pembahasan, kami tidak. Kalau ada anak buah yang melakukan pembahasan malah kami curiga," jawab Sri Mulyani.

Atas jawaban tersebut, Edison tampaknya kesal. Sehingga dengan lantang dia meminta agar Sri Mulyani melakukan pengawasan ekstra ketat terhadap aparat pemerintah dalam pembahasan anggaran.

"Oleh karena itu saya minta Menkeu untuk melakukan pengawasan ekstra ketat terhadap aparat pemerintah, termasuk dalam pembahasan anggaran," kata Edison dengan nada tinggi.

"Pak Edison kalau punya nama staf saya siapa yang melakukan, kasih tahu saya. Hari ini akan saya copot," jawab Sri Mulyani dengan serupa.

Edison pun kemudian menyatakan, tidak memiliki nama yang dimaksud. Namun apa yang disampaikan lebih kepada peringatan agar pengawasan lebih ditingkatkan.

"Saya tidak punya data tentang itu, tapi saya mengingatkan karena anda baru kembali menjadi Menkeu dan anda juga mengawasi di Banggar (Badan Anggaran)," kata Edison.
(mkl/wdl/detik/amimazda.com) 
Loading...

Related Posts