Setelah Mengadu Ke Ahok, Pasutri Yang Tak Mampu Bayar 51,8 Juta Akhirnya Boleh Bawa Pulang Bayinya

shares |

AMIMAZDA.COM - JAKARTA; Bayi dari pasangan suami istri Bob Benny dan Imelda Natalia sudah boleh dibawa pulang dari rumah sakit pemerintah di Jakarta Pusat.


Padahal, sebelumnya bayi mereka sempat ditahan di rumah sakit itu selama satu bulan.

Bayi mereka bisa pulang setelah mereka datang ke Balai Kota DKI, untuk mengadukan masalah ini kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

"Tadi pas sudah di Balai Kota, kami disuruh Pak Nael (staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama) untuk pergi lagi ke rumah sakit ke bagian keuangan. Langsung sudah diperbolehkan pulang," ujar Bob ketika dihubungi, Jumat (30/9/2016).
Bob dan Imelda merupakan warga Rawamangun, Jakarta Timur. Pada Agustus lalu, Imelda melahirkan anak yang prematur.

Saat akan melahirkan, Bob sempat pindah ke beberapa rumah sakit. Awalnya mereka ke RS Rawamangun, tetapi karena tidak ada ruang bayi ICU, mereka pun pergi ke RS Persahabatan.

Di sana, ruang ICU juga sedang penuh. Akhirnya, Bob membawa istrinya ke salah satu rumah sakit milik pemerintah di Jakarta Pusat.

Sebab, rumah sakit itu berada paling dekat dari posisi Bob dan Imelda saat itu.

Bob kaget ketika dia ditagih biaya sebesar Rp 51,8 juta. Sementara itu, Bob dan Imelda baru saja di-PHK dari tempatnya bekerja.
Bob mengatakan, anaknya sudah satu bulan berada di rumah sakit itu. Sampai saat ini anaknya belum bisa dibawa pulang karena dia tidak punya biaya untuk membayar ongkos persalinan.

Bob mengatakan, setelah mengadu ke Balai Kota, dia dibantu oleh Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (Bazis) DKI Jakarta dan Pemkot Jakarta Timur untuk mengeluarkan anaknya.

Bob dibantu biaya jaminan agar anaknya bisa keluar. Meski demikian, Bob tetap harus melunasi sisanya dengan cara mencicil.

Ketika ditanya, Bob belum mengetahui secara detail berapa sisa yang harus dia bayar.
"Mereka bilang sisanya menyusul tidak apa-apa. Kan saya belum kerja juga," ujar Bob.
Loading...

Related Posts