Tak Boleh Masuk Ikuti Gelar Perkara, Munarman Meradang!

shares |

AMIMAZDA.COM - Jakarta- Gelar perkara kasus dugaan penistaan agama sesuai pasal 156a KUHP yang melibatkan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok digelar di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/11). Tak semua yang hadir diperkenankan masuk ke dalam acara yang dihadiri pelapor/terlapor, saksi ahli, dan dipimpin Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto itu.

Tak Boleh Masuk Ikuti Gelar Perkara, Munarman Meradang!

Salah satu yang ditolak masuk adalah pelapor bernama Gus Joy Setiawan dan Panglima Laskar Umat Islam yang juga jubir Front Pembela Islam (FPI) Munarman. "Saya tidak boleh masuk karena saya tidak dapat undangan. Padahal saya sudah di BAP (berita acara pemeriksaan) pada 17 September kemarin," kata Joy.

Begitu pun Munarman sebagai kuasa hukum salah satu pelapor yang tidak dizinkan masuk. Padahal berdasarkan Peraturan Kapolri (Perkap) 4/2014, tegas Munarman, pelapor kedua belah pihak atau kuasa hukumnya dibolehkan masuk. "Ini ada dari GNPF MUI (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia) dan pelapor dari Palembang juga gak boleh masuk," tambah Munarman.

Dari 13 pelapor, menurut Munarman, yang dibolehkan masuk hanya lima pelapor. "Ini permainan, sandiwara, dan pura-pura dengan tindakan ini. Polisi sudah seperti kuasa hukum terlapor dan berlagak pengadilan untuk putuskan ini obstruction of justice, menghalang-halangi proses peradilan," kata Munarman.

Munarman sendiri muncul di Mabes Polri sekitar jam 09.00 WIB.
Loading...

Related Posts