Ini Obat Alergi Anak Yang Mengalami Gejala Alergi

shares |

AMIMAZDA.COM - Alergi termasuk keadaan yang sering diderita baik oleh anak-anak ataupun orang dewasa. Alergi sendiri sebenarnya adalah reaksi dari sistem imunitas atau kekebalan tubuh atas zat asing yang masuk ke dalam tubuh, baik karena tersentuh, tertelan, terhirup atau karena disuntikkan secara sengaja. Alergi pada anak terutama adalah masalah yang sering dialami. Walau umum diderita oleh anak ataupun bayi, namun menemukan obat alergi anak yang mengalami gejala alergi ternyata tidak mudah. Sebelum kita mengobati alergi yang terjadi pada anak ataupun bayi, terlebih dahulu kita harus mengenali sumber alergi, yaitu zat yang menyebabkan alergi atau kerap disebut alergen. Setelah tahu apa penyebab dari alergi itu, kita bisa mengurangi kontak anak dengan alergen penyebab alergi. Dari sinilah alergi bisa diobati. Apabila alergi yang diderita masih saja belum berkurang, maka anak dapat dibawa ke dokter untuk diberi obat-obatan khusus seperti antihistamin ataupun steroid.

Ini Obat Alergi Anak Yang Mengalami Gejala Alergi


  1. Faktor penyebab alergi yang sering ditemukan ialah faktor genetik atau keturunan. Ayah dan ibu yang memiliki alergi akan sangat mungkin menurunkan alerginya pada sang anak. 
  2. Selain faktor keturunan, masih ada lagi faktor lain yang menyebabkan alergi. Salah satunya adalah faktor lingkungan. Faktor ini sendiri akan mulai terjadi pada anak yang usianya menginjak 18 bulan. Aneka hal yang menyebabkan alergi lingkungan di antaranya adalah serbuk sari, debu tungau, bulu hewan, jamur serta kecoak. 
  3. Faktor penyebab alergi lainnya adalah makanan. Faktor ini termasuk yang paling sering ditemukan, baik pada bayi, anak-anak bahkan remaja. Beberapa makanan yang umum menyebbakan alergi di antaranya ialah kacang, telur, susu, ikan serta kerang. 
  4. Penyebab alergi lainnya di antaranya adalah gigitan serangga hingga aneka pengaruh obat-obatan serta bahan kimia tertentu. Penggunaan detergen pada pakaian bayi juga bisa memicu alergi.
  5. Anak yang mengalami alergi biasanya akan menunjukkan beberapa gejala. Termasuk di antaranya adalah bengkak di wajah, lidah serta bibir, gatal-gatal pada kulit atau muncul bilur-bilur seperti bekas luka, muntah-muntah serta diare, bersin-bersin, batuk-batuk hingga susah bernapas serta pingsan. 
  6. Alergi tidak akan terjadi begitu saja melainkan butuh waktu. Makin sering anak bersentuhan dengan penyebab alergi, maka akan makin cepat ia menderita alergi. Ini terjadi karena tubuh memiliki batas ambang toleransi di mana makin sering tubuh terpapar alergen maka akan dapat memicu reaksi sistem imunitas sehingga terjadilah alergi.
  7. Sebelum mendapat obat alergi anak yang mengalami gejala alergi, terlebih dahulu kenali sumber alergi atau alergennya. Misalnya anak alergi terhadap bulu kucing atau hewan lain, maka batasi kontak anak dengan kucing dan batasi juga ruang gerak kucing. 
Mengetahui penyebab alergi akan memudahkan kita dalam menghindarkan anak agar tidak bersentuhan dengan alergen. Hal ini akan membuat alergi tidak sering kambuh. Jika makanan adalah penyebab alergi, maka tunda pemberian makanan jenis tertentu, terutama dari golongan kacang-kacangan. Pendapat dokter juga dapat dijadikan acuan apabila orangtua ragu memberi makanan yang bisa menyebabkan alergi. Menghindarkan anak dari debu tungau dapat dilakukan dengan rutin menjaga kebersihan tempat tidur, mainan serta ruangannya. Alergi yang disebabkan serbuk sari tumbuhan bisa diatasi dengan mengurangi bepergian ke luar rumah atau ke tempat terbuka. Jika cara-cara di atas tidak juga berhasil, maka dapat diberikan obat alergi anak yang mengalami gejala alergi. Pemberian obat harus di bawah pengawasan dokter. 
Loading...

Related Posts