Waspadai Siklus Menstruasi Yang Tidak Normal!

shares |


AMIMAZDA.COM - Normal atau tidaknya kondisi datang bulan bisa menjadi indikasi, apakah system reproduksi anda bekerja dengan baik ataukah tidak? Jika terjadi siklus menstruasi yang tidak normal, besar kemungkinan bahwa system reproduksi anda terdapat masalah. Pada umumnya periode menstruasi wanita itu sekitar 2 – 7 hari, sedangkan siklus menstruasi akan berlangsung selama 21 – 35 hari dengan rata-rata pada umumnya sekitar 28 hari. Walaupun masa menstruasi yang dialami pada setiap wanita itu berbeda-beda, namun ada beberapa kondisi yang perlu kita waspadai karena bisa menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan. 


Perhatikan Perubahan Yang Terjadi

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa siklus menstruasi yang tidak normal itu merupakan indikasi adanya gangguan pada organ reproduksi. Lantas, seperti apakah perubahan-perubahan yang akn terjadi? Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi, mari sama-sama kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini :

1. Volume Darah Haid Menjadi lebih Banyak Dari Biasanya

Secara umum, wanita haid akan mengeluarkan darah dengan volume rata-rata sekitar 30 – 40 mL di masa menstruasi per bulannya. Namun, ada sebagian dari wanita yang mengeluarkan darah lebih dari 60 mL per bulannya. Dalam istilah medis, kondisi tersebut sering disebut dengan nama Menorrhagia. Kehilangan banyak darah yang mengakibatkan tubuh kekurangan zat besi, yang diperlukan untuk memproduksi hemoglobin. Kurangnya zat besi, secara otomatis akan mengurangi jumlah sel darah merah yang cukup signifikan sehingga memicu penyakit anemia.Kondisi tersebut juga akan dibarengi dengan beberapa gejala seperti pucat, kelelahan, dan nafas yang pendek. Volume darah yang lebih banyak ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti di bawah ini :

- penggunaan IUD sebagai metode kontrasepsi
- kehamilan yang tidak normal (keguguran)
- penyakit radang panggul
- endometriosis
- kanker rahim
- polip (fibroid pada rahim)
- gangguan penggumpalan darah

2. Menstruasi Yang Melambat Atau Bahkan Berhenti

Bisa dikategorikan sebagai siklus menstruasi yang tidak normal, jika anda tidak mengalami menstruasi selama 3 periode berturut-turut atau belum mengalami menstruasi pada usia 15 tahun. Dalam istilah medis, kondisi tersebut sering disebut dengan nama Amenorrhea, yang dikarenakan beberapa faktor lainnya seperti di bawah ini :

- kondisi hamil atau sedang menyusui
- aktivitas yang berat, sehingga dapat mempengaruhi produksi dan kinerja hormone reproduksi
- mengalami gangguan pola makan seperti anoreksia nervosa, dan keterbatasan kalori dalam tubuh
- penggunaan kontrasepsi 
- sex oral
 - gangguan pada hipotalamus

3. Mengalami Rasa Nyeri Yang Berlebihan Saat Haid

Sebagian besar wanita akan merasakan rasa nyeri dan kelelahan pada masa menstruasi. Namun, ada beberapa dari mereka yang mengalami nyeri berlebihan sehingga aktifitasnya pun menjadi terganggu. Kondisi ini juga akan dibarengi dengan beberapa gejala lainnya seperti mual, muntah, sakit kepala, sakit di bagian punggung, dan diare. Jika sudah terjadi gejala tersebut, maka ini merupakan sebuah indikasi bahwa anda menderita penyakit fibroid dan endometrosis. Anda dapat mengkonsumsi obat anti-inflamasi untuk mencegah produksi prostaglandin agar meredakan rasa sakitnya. Namun, akan lebih baik lagi jika anda memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Dengan begitu, dokter akan menyarankan untuk melakukan tes pap smear, pemeriksaan panggul, dan USG.

Itulah beberapa gejala dari siklus menstruasi tidak normal yang harus anda waspadai. 
Loading...

Related Posts